Cetak Uang Palsu Di Surabaya, Diedarkan Di Lamongan Modus Dukun Pengganda U

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan –Polres Lamongan mengamankan 6 tersangka pengedar uang palsu bermodus dukun pengganda uang di rumah H. Awinoto di desa Girik kecamatan Ngimbang kabupaten Lamongan. Salah satu dari 6 orang tersangka yang diamankan, Sinto (41) mengedarkan upal dengan cara berpura pura sebagi dukun pengganda uang. Ia mengungkapkan sumber pencetak upal diperoleh dari H Romlan, warga Pogot 10/25 RW 015/005, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, kecamatan Kenjeran, Surabaya. “Saya kenal pak haji (Romlan) saat pernah bekerja di Nganjuk,” kata Sinto kepada penyidik, Kamis (10/10/2019. Dari aksi pengedaran uang palsu bermodus dukun pengganda uang, polisi mengamankan barang bukti uang palsu sebesar Rp 304 juta dalam pecahan Rp 100 ribuan dan media praktek perdukunan. Setelah mendapat pengakuan dari Sinto, polisi langsung mendatangi Romlan untuk dimintai keterangan. Menurut keterangan dari Romlan, ia tidak menyangka kalau uang palsu tersebut akan diedarkan. “Sinto saya kasih uang Rp 8 juta untuk membeli alatnya, print out, kertas HVS dan tinta. Padahal saya sudah pesan, jangan sampai diedarkan,” tutur pengakuan Romlan kepada penyidik. Adapun alasan Romlan melarang Sinto untuk mengedarkan uang palsu tersebut dikarenakan uang hasil cetakannya yang memakai alat printer tidak sempurna dan akan mudah diketahui. Ia juga menambahkan, mencetak uang palsu itu tujuh bulan lalu. “Hanya sekali itu dan itupun sudah tujuh bulan silam,” ujar Romlan. Praktik penggandaan uang dengan modus perdukunan ini dilakukan para tersangka pada malam hari ujar Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung.
Tag :

Berita Terbaru

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus berupaya membuka peluang investasi untuk mendorong…

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus berupaya merealisasikan pembangunan Kawasan Sport Centre di Lapangan Surodinawan,…

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…