Saluran Air Sungai Tercemar Limbah, Petani Jagung di Kesamben Jombang Merad

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Saluran air yang melintas di area persawahan berwarna gelap dengan bau tak sedap yang begitu menyengat, membuat petani di Dusun Gongseng, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang, Jawa Timur, meradang. Di Sungai Gongseng tersebut, selain bau yang tak sedap, sejumlah ikan juga terlihat mati di area tersebut. Diduga tercemar oleh limbah yang sengaja dibuang di dalam sungai tersebut. Salah satu petani jagung, Suwarno (45), warga Dusun Gongseng mengatakan, dirinya yang dipercaya menjaga tanaman jagung milik orang lain, merasakan dampaknya. Ia dipusingkan dengan kondisi tanaman jagung yang mengering. "Jadi saat air sungai itu digunakan mengairi tanaman, sehari setelahnya tanaman jagung menjadi mengering," katanya kepada sejumlah jurnalis di rumahnya, Kamis (24/10/2019) siang. **foto** Suwarno menjelaskan, tanaman jagung yang ia rawat memiliki luas sekitar dua hektar. Namun, yang mengering diperkirakan seluas 350 bata. "Yang rusak bulirnya juga kopong. Terutama di sisi utara. Saya tidak tahu selanjutnya dipanen atau gimana. Kalau yang punya kemungkinan dipanen saja," jelasnya. Namun Suwarno memastikan, bahwa hasil panen kali ini merugi. "Normalnya panen usia 100 hari. Kalau per hari ini usia tanaman sekitar 95 hari. Panen normal bisa capai dua ton lebih. Tapi kalau seperti ini ya menyusut," cetusnya. Sementara secara terpisah, Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian dan Penegakan Hukum DLH Jombang, Yuli Inayat mengungkapkan, pihaknya sudah ke lokasi saluran air di Dusun Gongseng, Desa Pojokrejo pada Sabtu (19/10) kemarin. "Pimpinan mendapat informasi dan memerintahkan kami mengecek ke lokasi. Hanya saja sekarang masih proses analisa. Dan kami masih menunggu hasil labnya," ungkapnya. Ina menandaskan, selain itu pihaknya juga masih mencari pihak pengadu. Lantaran saat cek di lokasi, tim DLH belum bisa mengumpulkan informasi dari masyarakat setempat. "Sekali lagi menunggu hasilnya dulu. Sedangkan dugaan pencemaran limbah oleh perusahaan tertentu masih dalam verifikasi lapangan. Kita juga belum bertemu dengan pengadunya langsung," pungkasnya. (suf)
Tag :

Berita Terbaru

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendorong inovasi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah…

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang  dengan Sajam

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang dengan Sajam

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dugaan aksi main hakim sendiri yang menyeret nama AF, putra seorang Ketua PCNU di Pontianak, kini menjadi perhatian publik. AF d…

Pemkab Sidoarjo Dukung HIPMI Perkuat Iklim Usaha dan Dorong UMKM Naik Kelas

Pemkab Sidoarjo Dukung HIPMI Perkuat Iklim Usaha dan Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 24 Jun 2026 20:09 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung upaya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sidoarjo dalam memperkuat iklim usaha dan i…

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sukses melaksanakan kegiatan Ekspos Manajemen Talenta di kantor Badan Kepegawaian Negara (…

Sidoarjo Sikat Habis Rokok Ilegal! Wabup Mimik Idayana Pimpin Pemusnahan 9 Juta Batang Rokok Senilai Rp13,5 Miliar

Sidoarjo Sikat Habis Rokok Ilegal! Wabup Mimik Idayana Pimpin Pemusnahan 9 Juta Batang Rokok Senilai Rp13,5 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 17:12 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Sidoarjo terus m…

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial  ‎

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial ‎

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta sidang dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali men…