SEA Games 2019 Kacau, Ramon Minta Maaf

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, -Dikutip dari media lokal Filipina, kontingen sepak bola dari Kamboja, Timor-Leste, dan Myanmar menjadi korban permasalahan administrasi dan logistik. Kontingen Kamboja misalnya, harus menunggu delapan hingga sembilan jam untuk mendapat hotel. Pihak hotel sendiri berdalih kontingen Kamboja datang lebih dini dari jadwal yang seharusnya. Alhasil, tidak ada kamar tersedia dan para atlet akhirnya harus beristirahat di aula hotel. "Kami tahu, tidak semua hal sempurna, terutama jika Anda tidak berada di negara Anda sendiri. Tetapi hal seperti ini terjadi dan kami harus menunggu beberapa jam sebelum dijemput, itu tidak ideal," kata Pelatih Kamboja, Felix Dalmas. Lain Kamboja, lain pula masalah yang dihadapi tim Timor-Leste. Mereka justru diantarkan ke hotel yang salah oleh panitia SEA Games 2019 "Saya harap ini tidak terjadi lagi di masa depan. Jadi, semua negara peserta layak mendapat rasa hormat dan apa yang terjadi kemarin tidak bagus," kata pelatih Timor Leste, Fabiano Flora. Di sisi lain, tim Myamnar juga punya masalah sendiri. Bus yang disediakan panitia ternyata tidak sesuai kapasitas. Hal tersebut diketahui dari beberapa foto yang beredar di internet. Menanggapi hal tersebut, Panitia SEA Games 2019 Filipina (PHISGOC) meminta maaf terkait kacaunya administrasi dan logistik yang menimpa beberapa kontingen negara peserta. Ketua Panitia, Ramon Suzara berjanji bakal lebih baik menjamu para negara peserta. "Kami benar-benar meminta maaf kepada atlet dari Timor-Leste, Myanmar, dan Kamboja atas ketidaknyamanan, yang disebabkan kebingungan terkait transportasi dan hotel," kata Ramon. "Insiden yang melibatkan kedua tim menjadi pengingat bagi kami. Kami berutang kepada para tamu dan rakyat Filipina," imbuh Suzara.
Tag :

Berita Terbaru

Madiun Mulai Dilanda Krisis Air Bersih, Pelanggan Pilih Putus Sambungan PDAM

Madiun Mulai Dilanda Krisis Air Bersih, Pelanggan Pilih Putus Sambungan PDAM

Senin, 29 Jun 2026 12:24 WIB

Senin, 29 Jun 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini, warga di Kecamatan Wungu, gangguan aliran air kini juga terjadi di Desa Banjaransari Wetan, Kecamatan Dagangan,…

Libur Sekolah: Pasokan MBG Berhenti, Ribuan Relawan SPPG di Trenggalek Dirumahkan

Libur Sekolah: Pasokan MBG Berhenti, Ribuan Relawan SPPG di Trenggalek Dirumahkan

Senin, 29 Jun 2026 12:09 WIB

Senin, 29 Jun 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, trenggalek - Selama libur sekolah, sebanyak ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dirumahkan akibat penghentian sementara…

Gencarkan Layanan Aktivasi Keliling, Disdukcapil Jember Targetkan 2 Juta IKD

Gencarkan Layanan Aktivasi Keliling, Disdukcapil Jember Targetkan 2 Juta IKD

Senin, 29 Jun 2026 11:49 WIB

Senin, 29 Jun 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat untuk mempercepat…

Bahayakan Perjalanan KA, KAI Daop 7 Imbau Masyarakat Tidak Bakar Sampah Dekat Jalur Rel

Bahayakan Perjalanan KA, KAI Daop 7 Imbau Masyarakat Tidak Bakar Sampah Dekat Jalur Rel

Senin, 29 Jun 2026 11:39 WIB

Senin, 29 Jun 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Memasuki musim kemarau yang berdampak pada banyaknya semak-semak dan ilalang kering di sepanjang jalur kereta api (KA), PT Kereta A…

Bakal Jadi Sarana Efektif Pasarkan Hasil Pertanian, Pemkab Bangkalan Matangkan Strategi KDMP

Bakal Jadi Sarana Efektif Pasarkan Hasil Pertanian, Pemkab Bangkalan Matangkan Strategi KDMP

Senin, 29 Jun 2026 11:37 WIB

Senin, 29 Jun 2026 11:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai salah satu langkah strategis mendongkrak perekonomian lokal, salah satunya agar keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

Minat Sekolah Lesu, Pemkab Sumenep Terapkan Pola Rekrutmen SR Jemput Bola

Minat Sekolah Lesu, Pemkab Sumenep Terapkan Pola Rekrutmen SR Jemput Bola

Senin, 29 Jun 2026 11:29 WIB

Senin, 29 Jun 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Menyusul kurangnya minat orang tua yang memasukkan putra-putrinya ke Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Kabupaten Sumenep, Pemerintah…