Tujuh Anak di Kabupaten Jombang Terserang DBD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Memasuki musim hujan di bulan Januari ini, sejumlah warga di Kabupaten Jombang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Menurut data yang diperoleh Surabayapagi.com, satu orang dewasa dan tujuh anak-anak harus mendapat perawatan intensif di RSUD Jombang karena terserang DBD. Seperti halnya Bagus (9), pelajar kelas 5 sd asal Sumobito yang dirawat di ruang HCU, Paviliin Seruni. Menurut Yuyun ibu pasien Bagus menjelaskan, bahwa putranya sakit panas sejak Jumat kemarin. Yuyun mengungkapkan, bahwa putranya saat diperiksakan di puskesmas setempat kondisinya sudah lumayan parah, sehingga langsung dirujuk ke RSUD Jombang. "Akhirnya dari puskesmas anak saya dirujuk ke RSUD Jombang. mulai Selasa, (21/02) kemarin," ungkapnya, di ruang HCU, Rabu (22/02/2020). Hingga pada hari kedua ini Yuyun menjelaskan, selama dirawat di ruang HCU ini, kondisi putranya cukup membaik. Namun saat ini masih mendapat perawatan intensif dari rumah sakit. **foto** Sementara itu, Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran mengatakan, bahwa dalam bulan ini ada delapan pasien DBD yang dirawat di RSUD Jombang. Namun, satu pasien orang dewasa sudah membaik dan sudah pulang ke rumah. "Sedangkan tujuh anak, yang satu anak ada di ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit), artinya kondisinya agak cukup gawat tapi masih tetap terkendali dengan pelayanan maksimal dari kita," katanya, di Aula RSUD Jombang. Kemudian, paparnya, tiga pasien anak dirawat di Ruang HCU (High Care Unit) karena butuh pelayanan ketat, dan tiga anak ada di ruangan karena kondisi sudah stabil. "Alhamdulillah, sampai dengan sekarang tidak ada kasus DBD yang meninggal. Kita berharap, mudah-mudahan sampai kedepan tidak ada yang meninggal," paparnya. Untuk itu Pudji menegaskan, masyarakat harus sigap terkait kondisi seperti ini, sehingga yang namanya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus tetap dilaksanakan. "Satu rumah harus ada satu pemantau jentik, supaya bisa betul-betul memotong rantai penularan nyamuk Aedes aegypti terhadap kasus DBD ini," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Bendera Hitam Kampung Pancasila, DPRD Surabaya: Harus Ada Indikator yang Objektif

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan langkah tegas untuk mengawal keberhasilan program Kampung Pancasila. Perangkat daerah…