Polemik Mahalnya Tes Kesehatan Terkait Corona Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya -Pemerintah menghibau untuk lakukan social distancing dan periksakan diri terkait virus corona. Kali ini Masyarakat dikejutkan dengan adanya biaya tes corona di Rumah Sakit Universitas Airlangga (Unair) yang mencapai Rp2.775.600 untuk paket lengkap yang meliputi pendaftaran, konsultasi dokter spesialis, swab PCR Covid-19, DL dan X-Ray. Sementara, untuk paket A yang tidak ada pemeriksaan DL dikenakan biaya sebesar Rp2.644.800. Untuk paket B dikenakan tarif Rp2.412.000 tanpa ada pemeriksaan DL dan X-Ray. Kemudian paket C dikenakan tarif Rp903.600 dengan pelayanan tanpa ada pemeriksaan swab PCR Covid-19 dan terakhir paket D dikenakan tarif Rp540.000 dengan pemeriksaan pendaftaran dan konsultasi dokter spesialis saja. Menanggapi mahalnya biaya pemeriksaan untuk tes corona, Rumah Sakit Unair buka suara terkait tarifnya yang viral. Manajer Pelayanan Medis RS Unair, M. Ardian Cahya Laksana, mengatakan rumah sakit sudah taat pada aturan. Menurutnya, ada tiga aturan yang jadi rujukan yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 07/Menkes/1692020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan, Peraturan Menteri Kesehatan No 59/2016, dan Peraturan Menteri Kesehatan HK.0107/Menkes/182/2020 tentang Jejaring Laboratorium Pemeriksaan Corona. Dengan demikian, masyarakat akan gratis dari biaya pemeriksaan jika mengalami gejala Covid-19. Gejala tersebut meliputi suhu tubuh di atas 38 celcius, batuk, sesak napas, memiliki riwayat kontak dengan pasien positif, atau memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Sementara, bagi masyarakat yang tidak memiliki indikasi atau gejala virus corona namun ingin memeriksakan diri maka akan dikenakan biaya. Pemeriksaan atas permintaan instansi seperti BUMN, BUMD, pemda, atau perusahaan swasta, juga akan dikenakan biaya sesuai tarif medical check-up yang berlaku di RS Unair. Biaya itu masih ditambah dengan biaya pemeriksaan tes swab PCR Covid-19.
Tag :

Berita Terbaru

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di D…

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Jember - Bupati Jember, Gus Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan langsung berbagai…

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saksi Kepala Seksi Bidang PSDA Dinas PUPR Kota Madiun, Sri Teguh Sumaryanto, mengungkap di persidangan bahwa dirinya kerap m…

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan penguatan sinergi ini menjadi strategi penting dalam menciptakan ekosistem perbankan…

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Fenomena El Nino telah aktif dan diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang di sebagian besar wilayah…

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana meminta adanya penekanan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah…