4 Penadah Motor Curian di Surabaya-Sidoarjo Diamankan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berdasarkan keterangan tersangka maling motor yang berhasil ditangkap, 4 orang penadah motor curian berhasil dibekuk tim Anti Bandit Polsek Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Jemmi Purwodianto di Surabaya, Tim Anti Bandit Polsek Tenggilis Mejoyo, Surabaya mengamankan empat orang penadah motor hasil curian di Surabaya. Keempat orang tersebut yakni Fuji Widodo warga Tambaksawah, Waru, Sidoarjo. Abdullah warga jalan Tenggilis, Surabaya. Margo Utomo warga Sidoarjo dan Ardiansyah warga Sukodono, Sidoarjo. Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Kristiyan Beorbel Martino mengatakan, keempat orang penadah itu berhasil dibekuk berdasarkan informasi dari tersangka maling motor bernama Anto Suprapto yang telah berhasil diamankan petugas sebelumnya. Dari rekam jejak Anto Suprapto sebagai maling motor terbilang mencengangkan. Ia telah melancarkan aksinya di 13 lokasi, di sejumlah kawasan Surabaya, Sidoarjo dan Nganjuk. Kristiyan menerangkan, semula pihaknya berhasil meringkus tersangka Ardiansyah. Ia diringkus saat tengah membawa motor curian Yamaha Vixion hasil kejahatan yang dilakukan Anto. Tak berhenti disitu, setelah memeriksa tersangka petugas mendapati motor yang digunakan oleh Ardiansyah berasal dari Margo. Petugas pun langsung meringkus Margo. Sama seperti Ardiansyah, Margo juga menyebut kalau motor curian itu juga dibelinya dari seseorang bernama Abdullah. Atas keterangan tersebut, petugas langsung meluncur untuk menangkap Abdullah. Usai diamankan, tersangka Abdullah mengaku motor yang dijual juga diperolehnya dengan membeli dari seorang bernama Fuji. Mendapati informasi tersebut, petugas akhirnya menangkap Fuji. Ternyata Fuji merupakan pembeli pertama dari tersangka Anto. Dari penuturan Fuji kepada petugas, motor curian tersebut dibelinya dari tersangka Anto seharga Rp 2,5 juta. "Fuji beli dari Anto. Dibeli dengan harga Rp 2.5 Juta," ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Selasa (14/4/2020). Kristiyan menambahkan, komplotan penadah itu memperoleh keuntungan sekira Rp 100-200 ribu dari hasil menjual motor dengan cara dilempar-lempar ke rekanan. Tak cuma menjadi penadah, komplotan penadah itu juga merekayasa plat nomor polisi kendaraan yang telah dicurinya untuk mengelabuhi petugas. Motor curian tersebut hanya berpindah-pindah tangan di kawasan Sidoarjo. “Motor curiannya gak ada yang dilempar ke madura, hanya di Sidoarjo,” pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…