Warga Segel Tower, Ini Kata DPRD Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu warga Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Jombang saat segel tower seluler. (SP/M. Yusuf)
Salah satu warga Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Jombang saat segel tower seluler. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang- Wakil rakyat merespon terkait aksi warga yang menyegel tower seluler di Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (07/5) siang kemarin.

Melalui Sekretaris Komisi A DPRD Jombang, Kartiyono, pihaknya menilai Pemkab Jombang melakukan pembiaran soal perizinan tower, sehingga sering muncul masalah.

"Hal ini sudah sering terjadi. Seperti pembangunan tower yang tidak mempunyai izin. Harusnya dengan adanya kegiatan usaha yang tidak mematuhi peraturan, pemkab bisa mengawasi," ujarnya, saat dikonfirmasi, Sabtu (09/5/2020).

Kartiyono menegaskan, seharusnya ini tidak sampai terjadi, terlebih ditengah pandemi Covid-19 saat ini. Untuk itu, DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Jombang harus segera turun tangan.

"Paling tidak bisa tahu.apa yang terjadi sehingga masyarakat sekitar sampai melakukan aksi segel tower. Dan jika melanggar aturan ya harus dilakukan penindakan, jangan ada pembiaran," tegasnya.

Kartiyono mengatakan, agat semua dinas terkait saling sinergi. Karena Pemkab Jombang kadangkala selalu telat dalam melakukan tindakan. Paling tidak komunikasi antar OPD (Organisasi Perantkat Desa) lebih masif lagi.

"Semisal DPMPTSP membagikan data kegiatan usaha ke Satpol PP. Sehingga Satpol PP bisa tahu, bahwa kegiatan usaha tersebut melanggar aturan atau tidak," katanya.

"Langsung segera lakukan koordinasi dengan Satpol PP. Sehingga ketika ada kegiatan usaha apapun yang menyalahi aturan, agar bisa langsung ditindak," pungkasnya.suf

Berita Terbaru

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …