Rebutan Lahar Parkir, Jukir Dianiaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
2 dari empat pelaku penganiayaan saat diamankan di Polsek Sukolilo. (SP/jemmi)
2 dari empat pelaku penganiayaan saat diamankan di Polsek Sukolilo. (SP/jemmi)

i

Dipicu perebutan lahan parkir, juru parkir (jukir) di Surabaya dianiaya oleh empat orang hingga mengalami luka di bagian kepala. Tak membutuhkan waktu lama, dua dari empat pelaku penganiayaan berhasil diamankan Polsek Sukolilo. Berikut laporan wartawan Surabaya Pagi Jemmi Purwodianto di Surabaya,

Seorang juru parkir (jukir) di sebuah depot soto di kawasan Jalan Ir Soekarno (Merr) Surabaya dikeroyok oleh empat orang.

Juru parkir yang diketahui bernama Chafid, warga Deles III No. 9-H Surabaya mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan lempengan besi yang dilayangkan pelaku.

Kapolsek Sukolilo AKP Subiyantana menjelaskan, pengeroyokan itu terjadi pada Selasa (23/4/2020) dinihari. Adapun pemicu pengeroyokan diduga dipicu oleh lahan parkir.

Dua dari empat pelaku penganiayaan berhasil diamankan.

"Kami amankan dua pelaku, sementara dua lainnya saat ini masih kami buru. Para pelaku ini sama-sama juru parkir," kata Subiyantana didampingi Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin, Minggu (10/5/2020).

Kedua pelaku yang berhasil ditangkap bernama Panca Widiyanto (44), warga Jalan Anggrek 1 Wage Sidoarjo dan Imam Safii (42), warga Jalan Mleto 1/16 Surabaya.

Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana mengatakan kejadian ini berawal saat pelaku Panca menerima laporan dari Galih (Keponakan Panca, red) tentang masalah parkir. Mendapat laporan itu, Keesokan harinya, sekitar pukul 23.00, pelaku Panca, Imam Syafi'i dan dua pelaku lainnya buang masih DPO datang ke Halaman Parkir Soto Cak Har.

"Para pelaku menunggu korban datang di halaman soto Cak Har," Kata Subiyantana, Minggu (10/5/2020). 

Pada saat korban datang, lanjut Subiantana, pelaku sempat cekcok mulut dan duel dengan korban. Ketika tersangka Panca terjatuh, ketiga teman lainnya membantu dan memukul korban secara bersama-sama.

"Salah satu pelaku yaitu Antok ini sebelumnya sudah terlibat cek cok dengan korban karena persoalan lahan parkir. Kemudian tersangka dan temannya menghampiri korban lalu menghajarnya," terangnya.

Saat dihajar, korban mencoba menyerang balik hingga salah satu pelaku yang kini buron memukulkan lempengan besi ke kepala korban hingga darah bercucuran dan tersungkur.

"Salah satu pelaku membawa lempengan besi berukuran 60 cm dipukulkan ke kepala korban hingga mengeluarkan darah," tambah Subiyantana.

Melihat korban tersungkur, para pelaku kabur dan korban yang ditolong temannya langsung melapor ke Polsek Sukolilo. Hingga kemudian dua pelaku dapat ditangkap.

Subiantan menambahkan, kedua pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan bersama-sama. Polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang masih menjadi DPO. 

“Keduanya saat ini masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh tim penyidik. Kita juga mengamankan barang bukti sebuah lempengan besi ukuran 60 cm," Tutup Subiyantana. (Jem) 

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…