Istri Dibawa Kabur, Suami di Jombang Laporkan Mertua ke Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sandi saat menunjukkan foto istrinya, Faunatul Fidayah. (SP/M. Yusuf)
Sandi saat menunjukkan foto istrinya, Faunatul Fidayah. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Demikian peribahasa yang saat ini dialami oleh Sandi Purwanto (31), warga Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020).

Bagaimana tidak bernasib malang, di usia pernikahan yang belum genap dua bulan, Sandi harus kehilangan istrinya dan anak tirinya. Sang istri dan anaknya dibawa kabur oleh mertua laki-lakinya.

Sandi Purwanto menikahi Faunatul Fidayah (22), pada tanggal 18 Maret 2020. Status Fidayah saat disunting Sandi merupakan seorang janda dengan memiliki satu anak perempuan berusia tiga tahun.

Mertua Sandi yang bernama Usman (59), merupakan ayah kandung dari istrinya, Faunatul Fidayah (22). Dan mereka masih satu desa dengan Sandi. Kini, masalah tersebut sudah dilaporkan ke polisi atas dugaan penculikan.

Sandi menjelaskan awal mula peristiwa tersebut. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 27 Maret 2020. Kala itu, Sandi bersama istri dan anaknya mencoba hidup mandiri dengan cara kos di Dusun Dukuh Sanan, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung.

Namun, belum genap satu minggu menempati kos tersebut, tiba-tiba didatangi oleh kedua orang tua istri Sandi di tempat kos itu. Tanpa alasan yang jelas, ayah mertua Sandi tiba-tiba marah-marah.

"Mertua saya saat itu juga meminta agar mengakhiri pernikahan saya dengan Fidayah. Saya diminta cerai lah. Dan istri saya juga ikut diancam akan digorok lehernya jika tidak menuruti kemauan ayahnya," ujar Sandi, saat ditemui di rumah kakak kandungnya.

Akhirnya, istri dan anaknya dipaksa pulang oleh ayah kandungnya (mertua Sandi, red) ke rumah Desa Catakgayam. Akan tetapi, berawal dari sinilah Sandi kehilangan istri dan anak perempuannya.

"Saat itu juga saya ikut menyusul istri dan anak saya ke rumah mertua. Tapi sampai rumah Catakgayam, saya mendapat kabar kalau bapak mertua saya kabur membawa istri dan anak saya," terangnya.

Sandi mengungkapkan, dirinya sudah berusaha mencari keberadaan istri dan anaknya. Namun hingga saat ini belum juga ketemu. "Sampai sekarang belum pulang," tukasnya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, Sandi telah melapor ke pihak kepolisian atas perbuatan bapak mertuanya itu ke Unit PPA Satreskrim Polres Jombang pada Senin, (11/5/2020).

Kanit PPA Satreskrim Polres Jombang, Iptu Dwi Retno Suharti membenarkan, bahwa Sandi telah melaporkan bapak mertuanya ke Polres Jombang.

"Kemarin dia sudah melapor. Laporan ini terkait Pasal 333 KUHP tentang perampasan hak atau kemerdekaan seseorang. Ini masih kami selidiki," pungkasnya. (suf/dsy)

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…