Bebas Corona, Kota Tegal Longgarkan PSBB Mulai Jumat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kota Tegal akan melonggarkan PSBB. SP. CNN
Kota Tegal akan melonggarkan PSBB. SP. CNN

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal akan merelaksasi atau memberikan kelonggaran dalam sejumlah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Jumat (15/5).

Keputusan itu diambil usai angka warga yang positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) mengalami stagnasi sejak Kamis (7/5). Selain itu, sebagai upaya mengembalikan roda perputaran ekonomi Kota Tegal yang sempat lumpuh.

Dikutip dari CNN IndonesiaTV, "Karena sekarang sudah zona hijau tentu saja Pemerintah Kota akan sedikit merelaksasi, untuk apa? agar ekonomi bangkit. Rencananya mulai tanggal 15 Mei," Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, Selasa (12/5).


Selain itu, pencabutan aturan pembatasan waktu operasional pusat perbelanjaan yang sebelumnya dibatasi hanya sampai pukul 20.00 WIB, juga memberikan relaksasi bagi pelaku usaha tempat makan untuk kembali menyediakan layanan makan di tempat.

"Kami akan sedikit membuka akses masuk Kota Tegal di beberapa titik yang kemarin kita beton dibuka dulu, beberapa saja dulu, kita untuk dilihat dievaluasi," imbuhnya.

Meski demikian, Jumadi mengaku pihaknya akan tetap mengencangkan sabuk dan tidak melonggarkan protokol kesehatan selama masa PSBB berlangsung.

"Jumlah pasien yang positif covid-19 sudah nol, itu artinya Pemkot melaksanakan PSBB bisa menekan laju Covid-19 di kota ini. Namun tetap kita harus lebih waspada, zona hijau di Kota Tegal diapit zona merah yang luar biasa juga dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal, itu statusnya luar biasa," jelas Jumadi.

Dihubungi secara terpisah, Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tegal Fadil menyebutkan saat ini Pemkot Tegal masih merawat satu pasien positif yang berasal dari Kabupaten Tegal.

Hingga Selasa (12/5), Kota Tegal sudah tak memiliki kasus positif Covid-19, dua orang dinyatakan sembuh, dan 1 orang meninggal dunia. Sementara, orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 22 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 12 orang.

Diketahui, Kota Tegal merupakan salah satu daerah yang paling awal menetapkan karantina mandiri atau local lockdown, yakni pada 30 Maret, sebelum ada aturan soal pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dari Pemerintah Pusat. Sejumlah pihak sebelumnya meragukan efektivitas lockdown yang lebih ketat dari PSBB ini.

Kota itu kemudian mengajukan PSBB dan direstui oleh Kemenkes. (cnn/cr-01/dsy)

Tag :

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…