24 Pekerja Sampoerna Asal Gresik Masih Menunggu Hasil Tes Swab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadinkes drg Saifudin Gozali bersama Bupati Sambari Halim Radianto. SP/M.AIDID
Kadinkes drg Saifudin Gozali bersama Bupati Sambari Halim Radianto. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik masih menunggu hasil pemeriksaan PCR (swab test) 24 pekerja pabrik rokok PT HM Sampoerna Surabaya asal Gresik.

Menurut Kadinkes Gresik drg Saifudin Gozali selaku juru bicara satgas, dari 36 pekerja Sampoerna yang sudah melakukan swab test, baru 12 orang yang diketahui hasilnya.

"Dari 12 orang yang mengikuti swab test, hasilnya dua orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19," ungkap Saifudin Gozali usai mengikuti rapat di kantor DPRD, Kamis (14/5).

Gozali berharap 24 sampel swab tersisa hasilnya negatif. Sehingga tidak ada lagi penambahan pasien konfirmasi positif dari klaster Sampoerna.

Seperti diketahui, satgas Covid-19 Gresik berhasil menelusuri (tracing) warga asal Gresik yang bekerja di pabrik rokok Sampoerna Surabaya. Mereka diketahui berdomisili tersebar di empat kecamatan di Gresik. Jumlahnya cukup fantastis, yakni mencapai 189 orang. Bahkan di sebuah kecamatan ditemukan adanya 80 orang pekerja.

Rincian selengkapnya hasil tracing pekerja Sampoena asal Gresik dari Kecamatan Menganti sebanyak 51 orang tersebar di 16 desa; Kecamatan Kedamean 18 orang tersebar di 8 desa; Kecamatan Benjeng 40 orang yang tersebar di 8 desa, dan Kecamatan Balongpanggang sebanyak 80 orang yang tersebar di 17 desa.

Ke-189 pekerja lantas mengikuti langkah cepat dengan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing dengan pengawasan ketat dari komponen tiga pilar tingkat kecamatan, puskesmas, pemdes sampai pengurus RT/RW setempat.

Selama masa isolasi, kebutuhan pokok para pekerja dipenuhi oleh pemdes masing-masing.

Di tengah menjalani isolasi mandiri, ke-189 pekerja diminta oleh satgas Covid-19 untuk mengikuti rapid test yang sudah digelar pada 8 Mei lalu. Hasilnya, 36 orang dinyatakan reaktif.

Selanjutnya ke-36 orang itu diminta untuk mengikuti pemeriksaan lanjutan berupa swab test guna memastikan mereka tertular atau tidak oleh virus asal Wuhan, China tersebut.

Pada tahap pertama, dari 36 orang yang mengikuti tes swab baru 12 orang yang diketahui hasilnya. Yaitu, 2 orang terkonfirmasi positif.

"Sisanya yang 24 orang hasil swab test-nya belum keluar. Mudah-mudahan hasilnya negatif semua," ucap Kadinkes Saifudin Gozali, berharap.

Sampai kemarin (13/5) warga Gresik yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 41 orang. Empat di antaranya berasal dari klaster Sampoerna Surabaya. did

Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…