Lagi, Prostitusi Online di Surabaya Terbongkar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mucikari yang tertangkap unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di salah satu hotel bintang 4 kawasan Gubeng, kemarin.
Foto: SP/jemmi
Mucikari yang tertangkap unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di salah satu hotel bintang 4 kawasan Gubeng, kemarin. Foto: SP/jemmi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Meski dalam kondisi pandemi virus Covid-19, ternyata tak membuat praktik prostitusi online mati. Justru praktik prostitusi online ini masuk ke beberapa hotel bintang empat di kawasan Gubeng Surabaya.

 

Hal ini membuat unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya bisa mengendus praktik prostitusi online dengan menyamar sebagai peserta melalui jaringan aplikasi chat online. Modusnya, mereka menggunakan expo, yakni pameran / ekshibisi ala pekerja seks online yang dilakukan di satu tempat.

 

Dari kasus itu, sebanyak tujuh orang tersangka diamankan dan tujuh korban ikut untuk dimintai keterangan. Kelima tersangka sebagai mucikari tersebut yakni Edwin Mariyanto, Selvia Andriani, Dadan, Akmal Muyassar, warga Bandung, satu mucikari Edi Wiyono, warga Trenggalek. Sementara dua orang lagi tersangka Diah Nur Aini, dan Aziz Haryanto, warga Bandung juga berperan sebagai mucikari.

 

Mereka melakukan operasinya dari kota ke kota dengan sasaran kota besar di Indonesia. Beberapa pekerja seks komersial (PSK) dibawa dari Bandung. Beberapa lagi mereka merekrut dari kota yang disinggahi.

 

"Mereka ini berpindah-pindah, kalau sudah sepi mereka tutup lapak pindah kota lain," ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra, Kamis (14/5/2020).

 

Ia mengungkapkan, prostitusi ini terungkap setelah Unit Jatanras menyelidiki adanya dugaan prostitusi via aplikasi pertemanan. Aplikasi yang digunakan adalah MiChat. Dari sini, polisi berhasil melacak keberadaan praktek prostitusi tersebut. Setelah itu dilakukan penggerebekan dengan menyamar sebagai pelanggan. Tujuh orang wanita diamankan dari hotel tersebut beserta mucikari yang menjajakannya.

 

Untuk menyewa jasa prostitusi ini, mucikari menggunakan akun michat dengan nama-nama PSK dan fotonya. Pelanggan yang tertarik cukup chat kemudian diberi list harga. Jika deal, pelanggan tersebut harus mentransfer uang muka terlebih dulu. Setelah menunjukkan bukti baru diberi tahu lokasi eksekusinya di hotel tersebut. "Katanya biar aman mereka minta uang muka dulu. Ini untuk memudahkan mengatur jam bagi para pelanggannya, "tuturnya.

 

Tarif per malam lumayan tinggi. Untuk jasa ini dipatok harga Rp 5-10 juta. Layanan di bagi dua short time dan long time. Untuk uang muka tergantung kesepakatan mucikari dan pelanggan. Untuk pembagian uang, mucikari atau tersangka mendapat Rp 1-2 juta. Sementara korban mendapatkan sisanya. "Satu mucikari bertanggung jawab atas satu PSK. Ini masih kami lidik lagi kemungkinan ada jaringan lain," Pungkasnya. jem

Berita Terbaru

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…