Program BLT-DD di Desa Saur Saebus Disoal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pendemo saat menyampaikan aspirasinya di depan Balai Desa Saur Saebus. SP
Para pendemo saat menyampaikan aspirasinya di depan Balai Desa Saur Saebus. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep – Puluhan pemuda dan mahasiswa Desa/Pulau Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa di balai desa setempat, Jumat (15/5/2020).

Dalam aksinya, mereka menyoal program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD). Menurut mereka, BLT-DD di Desa Saur Saebus dinilai amburadul. Sebab, pendemo menilai pemerintah desa setempat tidak terbuka soal data penerima.

Bahkan, kata mereka pagu anggaran BLT-DD di desa tersebut berubah-ubah. Yang sebelumnya dianggarkan 30�ri jumlah DD yang diterima desa sebesar Rp 8 miliar, sekarang berubah menjadi 15%.

“Kalau begini kan kuat dugaan melanggar Peraturan Kemendes Nomor 6 Tahun 2020,” kata Korlap Aksi, Syahrul, saat dikonfirmasi melalui telepon.

Atas keputusan itu, para pendemo mengaku kecewa atas inkonsisten pemerintah desa. Dia berharap bantuan yang bersumber dari APBN itu dikelola dengan transparan dan tepat sasaran.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Desa Saur Saebus melalui Sekretaris Desa, Zulkarnain mengatakan, Pemerintah Desa Saur Saebus memang mengalokasikan anggaran BLT-DD sebesar 15�ri pagu anggaran DD.

Menurut dia, jika keputusan pemerintah desa itu dinilai melanggar aturan, para pendemo dipersilahkan membawa persoalan itu ke meja hijau. “Jika dinilai cacat menurut Undang-undang yang berlaku, silahkan bawa masalah ini ke ranah hukum,” tegasnya.

Selain itu, dia juga berjanji akan menyampaikan tuntutan pendemo ke kepala desa. Sebab, saat ini, Kades Saur Saebus sedang melakukan perjalanan dinas ke daratan Kota Sumenep. “Silahkan sampaikan tuntutannya melalui surat pernyataan,” pungkasnya. (haz)

Tag :

Berita Terbaru

Antisipasi Ancaman Banjir, Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare

Antisipasi Ancaman Banjir, Pemkab Sidoarjo Tambah Kapasitas Rumah Pompa Sidokare

Minggu, 04 Okt 2026 13:30 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna mengantisipasi ancaman banjir dan genangan air menghadapi datangnya musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo,…

Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029

Buka Musran PDIP Surabaya, Armuji Minta Kader Turun ke Rakyat dan dan Menangkan 2029

Minggu, 04 Okt 2026 13:28 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Se Surabaya yang berlangsung Sabtu (3/10). Kegiatan ini m…

Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Perkuat Layanan, Petro Graha Medika Gandeng Rumah Sakit di Singapura

Minggu, 04 Okt 2026 13:16 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petro Graha Medika (PGM) terus memperkuat kualitas layanan kesehatan sekaligus merespons perkembangan dunia medis yang semakin d…

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Perkuat Pertanian saat El Nino, Pemkab Lumajang Gencarkan Komoditas Hortikultura Pisang

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui Project HDDAP (Horticulture Development in Dryland Areas), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Ketahanan…

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Tekanan Kemarau, Air Waduk Gonggang Magetan Tinggal 805 Ribu Meter Kubik

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas PUPR Magetan meminta penggunaan air tetap dikendalikan dan perlu dihemat, mengingat Ccadangan air Waduk Gonggang di Kecamatan…

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

2027 Mendatang, Pemkot Madiun Usulkan Santunan kematian Naik Rp1,5 Juta

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mengusulkan kenaikan besaran santunan kematian bagi warga Kota Madiun dari sebelumnya Rp1 juta…