Yayasan Tionghoa Bantu Ribuan Sembako Polresta Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menerima bantuan sembako dari Alim Markus mewakili Yayasan Tionghoa Surabaya.SP/sg
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menerima bantuan sembako dari Alim Markus mewakili Yayasan Tionghoa Surabaya.SP/sg

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya kembali memberikan bantuan sembako, sabun dan masker bagi masyarakat yang membutuhkan melalui Polresta Sidoarjo.

Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya yang diwakili oleh Alim Markus mengatakan sumbangan yang diberikan melalui Polresta Sidoarjo, Jumat (15/5/2020) berupa 1.500 masker, 1.500 sabun dan 2,5 ton beras.

"Jadi kita bertekad, pengusaha Surabaya semuanya ingin mengulurkan tangan. Kita merasakan sama-sama, persaudaraan dan persatuan itu sangat penting," kata Alim Markus.

Pengusaha yang juga merupakan bos Maspion Group itu mengatakan masyarakat di Surabaya sejauh ini banyak yang tidak memakai masker ketika berada di jalan-jalan. Untuk itu, Alim sempat mendatangi orang-orang tersebut untuk mengimbau agar memakai masker atau pelindung wajah lainnya.

Alim Markus mengungkapkan bahwa pihaknya juga sempat menyampaikan permintaan kepada Gubernur Jawa Timur bahwa ketika melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), jangan sampai menghalangi kegiatan ekonomi.

"Saya juga keluarkan uneg-uneg. Bu Gub Khofifah minta Maspion jangan sampai ada PHK. Jawab saya Insya Allah, saya tidak mau ada PHK, cuma tolong dibantu ekonomi tetap jalan karena kalau tidak, bagaimana bayar karyawannya," katanya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menambahkan pihaknya sebagai perwakilan telah menerima ribuan paket bantuan Covid-19 beserta kelengkapannya dari Maspion.

"Paket bantuan ini akan disebarkan ke masyarakat yang membutuhkan. Maspion ini contoh dan teladan kekompakan di Surabaya, antara pengusaha, pemerintah, TNI dan Polri bersatu padu memberantas Covid-19 yang mewabah di Indonesia bahkan dunia," katanya.

Menurutnya, tidak ada yang bisa memastikan kapan Covid-19 berakhir kecuali disiplin tinggi dari diri sendiri dalam mencegaj penyebaran virus melalui sosial distancing dan physical distancing. sg

Berita Terbaru

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun memperketat pengawasan lalu lintas dengan menggelar patroli strong point di sejumlah jalur …

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…