Pelonggaran PSBB Baru Skenario, Masih Fokus pada Larangan Mudik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

i

Wacana pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang muncul beberapa waktu yang lalu di bantah oleh presiden Joko Widodo. Jokowi menyebut, untuk saat ini pemerintah belum mengeluarkan kebijakan pelonggaran PSBB di Indonesia untuk mencegah penyebaran covid-19. Berikut laporan kontributor Surabaya Pagi Erick Kresnadi di Jakarta,

Seiring masih meningkatnya angka covid-19 di Indonesia hingga saat ini, presiden Joko Widodo menegaskan tidak akan melonggarkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ia tak mau masyarakat keliru dan mengacuhkan protokol Kesehatan.

"Saya ingin tegaskan bahwa belum ada kebijakan pelonggaran PSBB. Karena jangan muncul nanti di (masyarakat), keliru ditangkap masyarakat bahwa pemerintah sudah mulai melonggarkan PSBB, belum," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2020.

Hal tersebut diungkapkan orang nomor 1 di Indonesia itu dalam rapat terbatas yang diikuti wakil presiden Ma’ruf Amin, para Menteri dari cabinet Indonesia Maju serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Doni Monardo.

Namun Jokowi tak menampik jika timnya saat ini tengah menyusun scenario pelonggaran PSBB. Scenario tersebut akan diterapkan apabila kasus positif covid-19 di Indonesia mengalami penurunan signifikan.

“Yang kita siapkan baru sebatas rencana atau scenario pelonggaran yang akan diputuskan setelah ada ‘timing’ yang tepat serta melihat data dan fakta-fakta di lapangan biar semuanya jelas karena kita harus hati-hati jangan keliru kita memutuskan,” tambah Jokowi.

Sebagai kepala negara, presiden Jokowi tak mau mengambil langkah gegabah. Sebab, jika salah dalam mengambil keputusan rakyat yang akan merasakan dampaknya.

"Karena kita harus hati-hati jangan keliru kita memutuskan. Dalam minggu ini maupun minggu ke depan, ke depannya lagi, dua minggu ke depan, pemerintah masih akan tetap fokus pada larangan mudik dan mengendalikan arus balik," tegasnya.

Terpisah, Menteri Koordiantor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi menegaskan, saat ini pemerintah mulai menyusun scenario pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebelum mulai menjalankan new normal.

“Pak presiden menekankan kita bersiap siaga menjalani era normal baru, kehidupan normal baru. Kita ada dalam situasi yang beda dari normal sebelumnya,” ujarnya dalam konferensi pers yang ditayangkan online, Senin (18/5).

Muhadjir mengatakan presiden Jokowi telah meminta agar pelonggaran PSBB ini dikaji sebelum menjalani new normal. Kajian benar-benar harus dilakukan dengan cermat dan terukur agar tidak mengambil langkah yang keliru.

Menurut Muhadjir, upaya pelonggaran PSBB ini dilakukan semata untuk memulihkan produktivitas masyarakat. Disisi lain, ia memastikan penyebaran corona tetap bisa dikendalikan.

"Kita fokus pada upaya mengurangi PSBB dalam rangka meningkatkan atau memulihkan produktivitas. Di satu sisi juga wabah Covid-19 tetap bisa dikendalikan, tetap ditekan, hingga nanti antiklimaksnya selesai, terutama setelah ditemukan vaksin," ucapnya.

Tag :

Berita Terbaru

GOTO Dikeluarkan dari Indeks MSCI

GOTO Dikeluarkan dari Indeks MSCI

Selasa, 18 Agu 2026 08:05 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengakui pengumuman rebalancing atau penyesuaian ulang konstituen saham indeks MSCI menjadi kabar yang k…

BI Terbitkan Kartu Kredit Indonesia

BI Terbitkan Kartu Kredit Indonesia

Selasa, 18 Agu 2026 08:02 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 08:02 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) resmi menerbitkan salah satu opsi pembayaran dengan fasilitas kredit b…

PT Freeport Proyeksikan Kepada Negara Rp 100 triliun per tahun

PT Freeport Proyeksikan Kepada Negara Rp 100 triliun per tahun

Selasa, 18 Agu 2026 08:01 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 08:01 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) memproyeksikan kontribusi kepada negara bisa melebih Rp 100 triliun per tahun. Menurut Presiden Direktur PTFI T…

Rekayasa Kasus,Penjarakan Pemred Raditya, Lukai Wibawa Polri

Rekayasa Kasus,Penjarakan Pemred Raditya, Lukai Wibawa Polri

Selasa, 18 Agu 2026 07:46 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 07:46 WIB

"Peristiwa penjarakan Pemred Raditya adalah tamparan keras. Ini mencoreng wibawa Polri di mata rakyat dan di mata dunia.”…

Urusan Bencana, Menkeu Siapkan Rp 5 Triliun 

Urusan Bencana, Menkeu Siapkan Rp 5 Triliun 

Selasa, 18 Agu 2026 07:42 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dukungan pembiayaan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan penanganan bencana dan…

Yusril Ajak Generasi Penerus Perkuat Kedaulatan Indonesia

Yusril Ajak Generasi Penerus Perkuat Kedaulatan Indonesia

Selasa, 18 Agu 2026 07:39 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 07:39 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengajak generasi penerus bangsa…