Komunitas Pecinta Alam Berikan THR 20 Juru Kunci Makam Sesepuh Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota komunitas pecinta alam yang tergabung dalam Uprise Surabaya dan Sahabat SuperAdventure Surabaya saat membagikan donasi.SP/ist
Anggota komunitas pecinta alam yang tergabung dalam Uprise Surabaya dan Sahabat SuperAdventure Surabaya saat membagikan donasi.SP/ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Puluhan komunitas pecinta alam yang tergabung dalam Surabaya Melawan Corona (SMC) berhasil mengumpulkan dana dari penjualan ratusan kaus. Dana tersebut kemudian di donasikan kepada 20 juru kunci makam sesepuh serta tokoh di Surabaya dan kaum dhuafa lainnya.

Kegiatan komunitas yang tergabung dalam sahabat SuperAdventure Surabaya merupakan upaya untuk meringankan beban para juru kunci makam sesepuh serta untuk meringankan kaum dhuafa jelang datangnya hari raya lebaran 1441 H.

"Total ada 20 juru kunci makam sesepuh Surabaya yang kami berikan donasi berupa THR dan baju takwa," kata Roky Yulmezak dari Komunitas Semanggi Alas yang juga Sahabat SuperAdventure Surabaya, Kamis (22/5/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Growak ini, juru kunci sengaja dipilih untuk menerima donasi karena selama ini perhatian kepada mereka masih minim. Padahal peran mereka menjaga makam para tokoh, sesepuh, bahkan pahlawan Surabaya sangat penting.

"Kami memilih juru kunci yang kami berikan donasi karena pengabdian mereka luar biasa. Para juru kunci ini juga belum banyak mendapatkan perhatian dari pemerintah kota," imbuh Growak yang dipilih sebagai koordinator lapangan aksi kemanusiaan ini.

Para juru kunci makam sesepuh ini menyebar di beberapa wilayah Surabaya, seperti wilayah Surabaya Barat, Utara, dan Selatan. "Makam sesepuh dan tokoh Surabaya yang kami kunjungi ini seperti makam Mbah Judo Kardono, Mbah Pekik Ngaggel, Mbah Syeh Ketintang, Sawunggaling, dan lainnya," paparnya.

Selain itu donasi dari hasil penjualan 243 kaus itu juga diberikan kepada anak yatim piatu serta pekerja jalanan terdampak corona, seperti tukang becak. Para tukang becak ini juga terpaksa tidak bisa pulang kampung. Kata dia rata-rata berasal dari wilayah Jember dan Lumajang.

"Total ada 275 paket sembako yang kami berikan kepada anak yatim dan pekerja jalanan juga," ungkapnya.

Sembako yang diberikan kepada pekerja jalanan berupa beras 2,5 kg, gula 1 kg, minyak goreng, teh, kopi, dan mie instan.

Kolaborasi komunitas pecinta alam yang diwadahi Uprise Surabaya mengadakan aksi kemanusiaan bertajuk Surabaya Melawan Corona dengan menjual kaus.

"Konsepnya adalah kami jualan kaus melalui online, kaus harganya Rp 90 ribu, nah yang Rp 40 ribu itu masuk donasi," kata Growak.

Pembina Uprise Fariz Affandy sangat mengapresiasi apa yang dilakukan gabungan komunitas pecinta alam ini. "Sangat bangga dengan antusiasme dari teman-teman komunitas pegiat alam yang tergabung di Uprise Surabaya. Terima kasih kepada para donatur, teman-teman pegiat alam yang terlibat. Ini adalah langkah awal untuk melangkah lebih jauh lagi. Semoga pandemi corona ini segera berakhir. Salam lestari untuk semua," ungkapnya.

Puluhan komunitas yang terlibat ini di antaranya adalah Semanggi Alas, Pendaki Gunung Surabaya, Team Solidaritas, Panjang Adv, Dagelan Adv, Lotus Adv, Kapten Prasojo Adv, Sahabat Pena, dan serta komunitas pecinta alam lainnya. Sb-01

Tag :

Berita Terbaru

Dukung Program Perlinsos, Pemkot Genjot Aktivasi IKD Masyarakat Probolinggo

Dukung Program Perlinsos, Pemkot Genjot Aktivasi IKD Masyarakat Probolinggo

Kamis, 15 Okt 2026 11:30 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo…

Dukung Mekanisme Pertanian, Pemkab Tulungagung Salurkan Enam Alsintan

Dukung Mekanisme Pertanian, Pemkab Tulungagung Salurkan Enam Alsintan

Kamis, 15 Okt 2026 11:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya mendukung mekanisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung,…

Tulungagung Tata Trotoar dan Drainase dalam Kota, Ditarget Rampung Desember

Tulungagung Tata Trotoar dan Drainase dalam Kota, Ditarget Rampung Desember

Kamis, 15 Okt 2026 10:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bakal menata trotoar dan…

Pemkot Surabaya Segel 10 Lokasi Penjualan Miras, dari Subdistributor hingga Warkop

Pemkot Surabaya Segel 10 Lokasi Penjualan Miras, dari Subdistributor hingga Warkop

Kamis, 15 Okt 2026 10:30 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan peredaran minuman keras (miras) yang tidak sesuai ketentuan. Hasil…

Ombudsman-RI Sidak SR Ponorogo, Dorong Percepatan Pembangunan Dan Minta Program Wirausaha Siswa Tetap Berjalan

Ombudsman-RI Sidak SR Ponorogo, Dorong Percepatan Pembangunan Dan Minta Program Wirausaha Siswa Tetap Berjalan

Kamis, 15 Okt 2026 08:00 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 08:00 WIB

PONOROGO-Ombudsman Republik Indonesia melakukan Inspeksi Mendadak ( Sidak) ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Rabu (14/10/2026). Sejumlah tim…

Perkuat Akuntabilitas Pembangunan Daerah, Pemkot Mojokerto Gelar Diklat Reviu Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan

Perkuat Akuntabilitas Pembangunan Daerah, Pemkot Mojokerto Gelar Diklat Reviu Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan

Kamis, 15 Okt 2026 06:07 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 06:07 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Diklat Reviu Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dokumen Keuangan Daerah di  Lokasi …