Pemkot Seharusnya Juga Ikut Siapkan RS Rujukan Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
A.H. Thony, Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra.
Foto: SP/Alqomar
A.H. Thony, Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra. Foto: SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH Thony, angkat bicara terkait munculnya surat pemberitahuan untuk pemberhentian sementara layanan rujukan pasien Covid-19 di RS Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya per tanggal 26 Mei 2020.

Politisi fraksi Gerindra mengatakan, ditutupnya pelayanan penerimaan pasien Covid-19 di RSUA itu bisa disebabkan oleh 2 hal. Pertama, bisa disebabkan akibat faktor kejengkelan dari tim medis. Kedua karena memang sedang mengalami overload. Hal itu yang perlu ditindak lanjuti dan direspon oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Betapa tidak jengkel, pihak rumah sakit sudah berjuang mati-matian untuk menyembuhkan masyarakat supaya sehat, tetapi banyak masyarakat sembrono dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah di terapkan pemerintah,” katanya, saat di temui di kantor DPRD Surabaya, Kamis (28/5/2020).

Dia menuturkan, misalnya dalam momen lebaran kemarin masyarakat lebih takut tidak mendapatkan diskon belanja daripada terkena covid-19. Justru itu (diskon) lebih menarik dari pada menyelamatkan kesehatan. “Pemandangan seperti itulah yang mungkin membuat petugas medis merasa sakit hati, dimana tim kesehatan sudah berjuang untuk kesembuhan masyarakat tapi justru masyarakatnya sendiri yang kurang menjaga protokol kesehatan,” tuturnya.

Ia beranggapan, mungkin saja pihak RSUA berfikir, jika masyarakat sendiri tidak menghargai nyawanya kenapa mereka (tim medis) harus bersusah payah menyembuhkan masyarakat yang tidak taat protokol kesehatan. “Mungkin itu yang ada dipikiran mereka (tim medis) jadi kita harus peka,” ucapnya.

Kemudian faktor yang kedua, lanjut Thony, jika memang overload maka yang harus dilakukan oleh Pemkot Surabaya wajib menyiapkan langkah antisipasi atau alternatif. Sebab, bagaimanapun ini adalah menjadi tanggung jawab pemangku jabatan. “Kan tugas negara membuat masyarakatnya menjadi sehat. Ketika rumah sakit itu benar-benar penuh atau mengalami overload maka pemerintah harus tegas memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar, itu tidak masalah,” tambahnya.

Dirinya menambahkan, seharusnya pemerintah membuat langkah-langkah penyiapan tempat baru untuk menampung masyarakat yang terpapar virus Covid-19 jika ada RS rujukan yang mengalami overload. Memang, selama ini pemkot sudah menyiapkan “Kampung Tangguh” untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 namun itu dianggap terlambat. alq

Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…