Pelajar Kelas 3 SD Tewas Terpeleset di Plengsengan Sungai Saat Bermain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Posisi Tkp saat korban jatuh, dan pihak keluarga kirban mendatangi di RS.Suhada Haji. Les
Posisi Tkp saat korban jatuh, dan pihak keluarga kirban mendatangi di RS.Suhada Haji. Les

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di seputaran Jalan Manggar Kel./Kec.Sukorejo Kota Blitar, tadi pagi (Selasa 9/6) di kejutkan suara bocah bocah minta tolong di tepian sungai di Jalan Manggar.

Teriakan mereka karena melihat Alfian Eka Putra 9 Warga Jln. Manggar RT 02/RW 7 Kel/Kec.Sukorejo Kota Blitar, dengan posisi terlentang di bibir Sungai dengan kondisi tak bergerak, teriakan mereka di dengar oleh warga sekitar Jalan Manggar, segera warga menolong bocah laki laki itu yang masih tergeletak di tepi sungai.


Saat kejadian di mana masarakat dalam upaya pertolongan kebetulan Patroli dari Polres Blitar kota melintas di TKP, petugas Patroli Sabara itu langsung mengevakuasi korban guna melakukan pertolongan dan di bawa ke RS.Suhada Haji.

Kejadian tewasnya bocah kelas 3 SD itu di benarkan Kapolres Blitar Kota AKBP, Leonard M Sinambela melalui Kapolsek Sukorejo Kompol Slamet Pujiono, dalam keteranganya setelah menerima laporan anggota Polsek Sukorejo langsung melakukan olah TKP bersama Unit Reskrim Polres Blitar Kota.

"Ķami langsung ke TKP setelah terima laporan warga, untuk korban sudah di bawa ke RS.Suhada Haji, di perkirakan korban terpelestet dari atas Plemgsengan dan jatuh terlentang dengan posisi terlentang, seperti yang di sampaikan teman teman korban." Terang Kompol Slamet Pujiono kepada Wartawan.

Kejadian tewasnya bocah kelas 3 SD itu berawal saat korban bersama tiga temanya yakni Sinta Zahri 9, Dendi Dwi Cahyono 8 dan Aar Dalmande 15 semuanya warga Kel /Kecamatan Sukorejo Kota Blitar mereka adalah tetangga dekat, sekitar pukul 09.00 korban bersama temanya bermain di tepian jalan Manggar yang dekat dengan Plengsengan (jalan untuk turun) ke sungai dengn ketinggian sekitar dua meter dari jalan Manggar.

Saat bermain itulah bola milik korban terjatuh menuju sungai, saat bermain kawanan bocah itu posisinya ada di sebelah barat Sungai, saat bolanya lepas dari tangan korban mengarah ke sungai di sebelah Timur di mana plengsengan Sungai berada, saat korban mengejar bola dengan menuruni Plengsengan, saat akan kembali naik korban terjatuh dngan posisi terlentang.

"Semula teman temanya mendengar tangisan korban, namun beberapa saat suara tangisan korban tidak terdengar, melihat temanya jatuh dan tidak bergerak temanya teriak minta tolong." Terang Kompol Slamet Pujiono.

Guna penanganan lebih cepat korban di bawa ke RS Suhada Haji, dan ternyata oleh Dokter setempat bahwa korban sudah meninggal dunia, setelah pihak kekuarga korban melihat kondisi korban akhirnya hanya pasrah atas kecelakaan tersebut.

"Posisi jatuhnya korban kondisi Plengsengan keadaan licin dan sudah berlumut, korban ketika naik ke atas di duga terpeleset dengan posisi korban terlentang shingga kepala bagian belakang terbentur lantai Plengsengan.

Setelah di lakukan visum luar, di RS.Suhada Haji, korban kita serahkan kepada keluarganya," Ujar Kompol Slamet Pujiono.

Atas persitiwa itu pihak Polsek Sukorejo berharap seluruh warga masarakat untuk mengawasi putra putrinya saat liburan sekolah, apa lagi anak anak se usia korban senang senangnya bermain.

"Saya mewakili Bapak Kapolres Blitar Kota AKBP.Leonard M Sinambela, menghimbau kepada seluruh warga masarakat agar mengawasi putra putrinya, apa lagi musim liburan sekolah, karena anak anak bermain tidak melihat Sikon baik waktu dan tempat." Harap Kompol Slamet Pujiono.  Les

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…