Dampak Corona, KPU Kota Pasuruan Minta Tambahan Anggaran Rp 1.1 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPU Kota Pasuruan, Royce Diana Sari.SP/dir
Ketua KPU Kota Pasuruan, Royce Diana Sari.SP/dir

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - KPU Kota Pasuruan mengusulkan tambahan anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pasuruan Tahun 2020 kepada pemerintah Kota Pasuruan sebesar Rp 1,185 milyar. Dana tambahan itu akan digunakan untuk membayar honor dan logistik KPU yang membengkak akibat Covid-19. Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Pasuruan, Royce Diana Sari, Selasa (09/06).

Dia menuturkan, ditengah wabah Covid-19 pelaksanaan pilkada harus melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi pemerintah pusat membuat kebijakan new normal. Artinya, membangun kebiasaan individu menjalani hidup sehat dan melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Atau biasa di sebut dengan kebijakan "berdamai" dengan Covid-19.

Untuk "berdamai" dengan Covid-19, proses pencoblosan di TPS wajib melaksanakan protokol kesehatan dan mengurangi jumlah pemilih agar tidak terjadi penumpukan masa.

Untuk itu KPU Kota Pasuruan akan menambah jumlah TPS menjadi 357 TPS dari sebelumnya sebanyak 330 TPS. Ada tambahan sebanyak 27 TPS. Tambahan TPS itu otomatis juga menambah jumlah personil KPPS dan PPDP (Petugas Pemutahiran Data Pemilih).

Tambahan dana tersebut juga akan digunakan untuk belanja APD (Alat Pelindung Diri) seperti, alat pelindung wajah, thermo gun, masker, hand sanitezer, wastafel portable, sarung tangan, multi vitamin, dan semprotan disinfektan.

"Kami mengajukan tambahan dana tersebut untuk honor dan logistik. Terkait belanja material protokol kesehatan, berdasar harga satuan pasar. Jadi usulan tambahan dana tersebut sudah kami hitung sedemikian rupa. Berapa nanti yang disetujui, itu keputusan pemerintah daerah," ucap Royce.

Sejatinya, KPU Kota Pasuruan mendapat anggaran dari APBD Pemkot Pasuruan sebesar Rp 20 milyar. Dana itu sudah masuk rekening KPU tanggal 25 Maret 2020. "Empat hari kemudian, dana tersebut dibekukan akibat ramai wabah Covid-19 hingga pemerintah pusat mengeluarkan edaran pergeseran anggaran," tutup Royce. (dir)

 

Berita Terbaru

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

​Mazmur 94:2: “Bangunlah, ya Hakim bumi, balaslah kepada orang-orang congkak apa yang hak!” ​Melalui perumpamaan-Nya (seperti kisah Hakim yang Lalim dalam …

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan — Misteri menyelimuti kawasan Hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Kerangka manusia d…

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Indonesia meloloskan empat wakil ke babak semifinal bulu tangkis perorangan Asian Games 2026 setelah melalui babak perempat final…

KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

Senin, 28 Sep 2026 08:17 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang ratusan juta rupiah saat menggeledah kantor wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan…

Diduga, Sejumlah Kantor Pertanahan di Jatim Setor ke Oknum BPN Jatim

Diduga, Sejumlah Kantor Pertanahan di Jatim Setor ke Oknum BPN Jatim

Senin, 28 Sep 2026 08:15 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga sejumlah Kantor Pertanahan (Kantah) di wilayah Jawa Timur melakukan setoran ke oknum…

15 Ijin BPR Dicabut OJK

15 Ijin BPR Dicabut OJK

Senin, 28 Sep 2026 08:10 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:10 WIB

​SURABAYAPAGI.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha 15 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) maupun BPR Syariah hingga September 20…