SLRT Dinsos Panen Aduan, Sehari Layani Ratusan Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto, Heru Setyadi turun langsung mengawasi petugas SLRT dalam melayani aduan warga. SP/Dwy Agus Susanti
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto, Heru Setyadi turun langsung mengawasi petugas SLRT dalam melayani aduan warga. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sekretariat Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinas Sosial Kota Mojokerto panen pengaduan. Dalam sehari, sekretariat yang terletak di Jalan Benteng Pancasila ini menerima ratusan aduan masyarakat. 

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto, Heru Setyadi mengatakan setiap hari banyak warga yang datang mengeluh belum menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. 

"Ada ratusan yang datang, rata-rata mau mengajukan untuk menerima bantuan sosial," ujarnya, saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (11/6/2020).

Ia menjelaskan, sekretariat SLRT ini memang sengaja dibentuk untuk melayani dan menampung aduan masyarakat. Syaratnya, warga cukup datang dengan membawa foto copy KTP dan KK. 

"Kita butuh NIK mereka untuk dilakukan pengecekan kepesertaan di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial milik Kemensos. Jika sudah menerima, namanya akan muncul disitu. Tapi jika belum, mereka akan kita beri blangko verifikasi kelayakan bansos," ujarnya.

Blangko ini, lanjut Heru, nantinya akan diisi oleh tim fasilitator saat melakukan pengecekan langsung ke rumah yang bersangkutan. Hasilnya akan dijadikan dasar bagi Dinsos untuk mengusulkan pengaduan masuk ke DTKS Kemensos. 

"Itu khusus untuk pengajuan bansos pemerintah non covid - 19, tapi kalau hanya pengajuan bansos covid dari APBD Pemkot, cukup membawa surat pengantar permohonan bantuan dari RT dan RW," jelasnya.

Heru menambahkan, saat ini jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Mojokerto untuk BST pusat sebanyak 11.556 orang, BST APBD Provinsi sebanyak 5 ribu orang dan Bantuan sembako APBD  Pemkot Mojokerto sebanyak 3220 orang. 

"Untuk BST pusat senilai Rp. 600 ribu perbulan selama tiga bulan, yang provinsi Rp. 200 ribu per bulan juga selama tiga bulan sedangkan Pemkot berupa sembako senilai Rp. 300 ribu selama tujuh bulan," pungkasnya.

Terpisah, Jumilah (52), Warga Sinoman Gang 7, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan saat mengadu ke kantor Dinsos mengeluh belum mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah. Padahal saat pandemi covid ini, usaha laundrynya sepi pelanggan. "Sudah hampir dua bulan ini usaha saya sepi mbak, makanya saya ingin mengajukan bantuan ke pemerintah," ujarnya.

Senada juga dikatakan, Suwarno (56), warga Meri, Kecamatan Magersari. Ia datang ke kantor Dinsos untuk melapor belum mendapat bantuan dari pemerintah. "Saya sudah dua bulan ini nganggur, biasanya sebelum covid saya bekerja sebagai sopir. Kita berharap pemerintah mau welas asih meringankan beban kita," harapnya. dwy

Berita Terbaru

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Raih Peringkat I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 08:14 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali mendapat p…

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…