Peneliti Apresiasi Upaya Preventif Sanitasi Gojek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyemprotan disinfektan driver Gojek selama Corona.SP/ist
Penyemprotan disinfektan driver Gojek selama Corona.SP/ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Peneliti Mikrobiologi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Muhammad Asril mengapresiasi upaya Gojek dengan tindakan preventif yang sangat tepat untuk mencegah penularan COVID-19.

Selain kewajiban baik mitra gojek maupun pelanggan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan di kondisi saat ini.

“Menerapkan protokol kesehatan itu tetap wajib dijalankan, walaupun saat ini sebenarnya kita tidak di masa new normal, karena pada faktanya Indonesia belum siap untuk menerapkan new normal,” ujar Asril, Kamis (11/6/2020). Faktor sanitasi sangatlah penting di situasi sekarang ini, dengan mengedepankan protokol kesehatan seperti penyemprotan disinfektan pada kendaraan, pemberian hand sinitizer, masker maupun face shield kepada para merchant dan penumpang merupakan langkah-langkah pihak gojek dalam mendukung kondisi kesehatan yang optimal bagi para mitra maupun pelanggannya.

Langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak gojek sendiri menurut Asril merupakan tindakan preventif yang sangat tepat untuk mendukung serta mencegah penularan COVID-19.

"Pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pun memang pihak gojek sudah melakukan pengecekan suhu tubuh, pembungkusan makanan yang cukup baik, kemudian ada pilihan apakah makanan yang dipesan konsumen tersebut lebih baik digantung di pagar atau memberikan kepada konsumen langsung, hal-hal tersebut sebenarnya sudah langkah yang tepat untuk mendukung kondisi seperti sekarang ini," ujar Asril.

Asril menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan COVID-19 dapat ditularkan melalui makanan matang, pasalnya virus ini penularannya melalui cairan yang dikeluarkan penderita dan ditularkan melalui mata, hidung, dan mulut.

“Pada dasarnya COVID-19 ini menular melalui droplet (titik air berisi virus dari batuk dan bersin), selama si pembawa makanan atau yang memasak makanan tidak mengeluarkan droplet ketika melakukan prosedur itu, maka bisa dijamin makanan itu dalam keadaan aman,” jelasnya.

Asril menambahkan social distancing salah satu cara efektif mencegah penyebaran virus agar tidak semakin besar. Bagi masyarakat yang menerapkan bekerja dari rumah, harus tetap waspada saat mengosumsi makanan yang dipesan.
“Misalnya dia terlalu khawatir dengan pengantar yang kurang bersih, maka sebaiknya sebelum makan mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik dan mengganti wadah makanan menggunakan piring yang ada di rumah atau tidak menggunakan wadah bungkusan yang terpapar dengan udara selama proses pengantaran,” katanya.

Hal senada diungkapkan Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF), Prof Dr Chairul Anwar Nidom. Menurutnya di era new normal saat ini menggunakan layanan pesan antar makanan seperti GoFood cukup aman selama pemberi layanan menerapkan protokol pencegahan.

"Insha Allah cukup aman, asal tidak ada curi-curi timbangan atau kualitas oleh penjual," ujar Prof Nidom.
palagi sejauh ini, berdasarkan informasi WHO, belum ada laporan yang menyatakan virus corona bisa menular melalui makanan. "Tetapi tetap harus hati-hati dan waspada. Kuncinya harus diperhatikan kebersihan dan cara penyajian makanan," ujarnya.

Prof Nidom meminta semua pihak bekerjasama dalam menghadapi virus ini dengan lebih memperhatikan aspek pencegahan terbaik. "Meskipun kita tidak melihat virus ini, sikap menjaga kebersihan dan pelayanan yang terbaik tetap harus dijaga, karena kita yakin bahwa virus ada di sekitar kita," ujarnya. sb-01

Berita Terbaru

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…