Penerapan PPDB Secara Daring Kuatirkan Timbul Konflik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati. SP/ALQ
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati. SP/ALQ

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Di masa pandemi Covid-19, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Surabaya untuk SDN dan SMPN 100 persen dilaksanakan secara daring. Upaya ini menyesuaikan perkembangan dari proses modernisasi di sistem birokrasi pemerintahan.

 Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati menjelaskan, proses PPDB dilakukan secara bertahap, yakni otomatis dan melalui pendaftaran. Dia khawatir, model PPDB yang diterapkan Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini, dapat memicu polemik di kalangan masyarakat.

“Kalau saya perhatikan yang kemungkinan terjadi polemik adalah daya tampung SMPN baik di jalur langsung afirmasi dan jalur zonasi. Tetapi sekarang difasilitasi dengan surat keterangan domisili khusus (SKDK),” ungkap Ajeng Wira Wati.

 Politisi perempuan Partai Gerindra ini menambahkan, misi Pemkot dan DPRD Surabaya adalah semua anak harus bisa bersekolah SD dan SMP. Untuk mewujudkan misi ini, lanjut Ajeng, harus disertai ciri modernisasi yaitu administrasi yang baik, disiplin, dan transparan.

 Lebih jauh, dia menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 17 Tahun 2017, daya tampung siswa masing–masing kelas ditetapkan maksimal 32 siswa, diharapkan lebih dimaksimalkan pencapaian kuota saat pelaksanaan jalur pertama yaitu afirmasi atau mitra keluarga.

 Untuk jalur mitra warga kuotanya hanya 15 persen dari daya tampung SMPN yaitu 3.000 an siswa dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini bisa menjadi polemik, lantaran tingkat kelulusan siswa SD dari kalangan MBR yang akan melanjutkan jenjang pendidikan ke SMP jumlahnya lebih besar. Belum lagi sekarang ditambah siswa dari warga terdampak Covid-19.

 Ajeng menuturkan, data terakhir saat hearing di Komisi D DPRD Surabaya dengan Dinas Pendidikan Surabaya pada 5 Juni lalu, jumlah kelulusan siswa SD dari kalangan MBR terdaftar 8.381 siswa, plus 5.500 siswa dari warga terdampak Covid-19. Jika solusinya dialihkan ke SMP swasta terdekat, maka harus ada kepastian tidak membebani wali murid jalur mitra keluarga.

 “Saya usulkan penambahan kuota di jalur mitra warga agar bisa menampung keseluruhan siswa MBR dan warga terdampak Covid-19, supaya benar-benar tidak ada yang putus sekolah. Harapan saya para wali murid terfasilitasi dengan usaha modernisasi pemkot di proses PPDB, baik secara server mendukung dan informasi proses PPDB dapat menyeluruh. Tujuannya, untuk pemerataan agar ke depannya para siswa tetap semangat bersekolah,” pungkas Ajeng. Alq

 

Berita Terbaru

Bank Jatim Dorong Penguatan UMKM melalui Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026

Bank Jatim Dorong Penguatan UMKM melalui Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026

Rabu, 30 Sep 2026 13:49 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:49 WIB

SurabayaPagi, Madiun - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Logistik Indonesia Timur Makin Strategis, CKB Perkuat Hub Osowilangun Surabaya

Logistik Indonesia Timur Makin Strategis, CKB Perkuat Hub Osowilangun Surabaya

Rabu, 30 Sep 2026 13:47 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:47 WIB

SurabayaPagi, Surabata — Kebutuhan konektivitas logistik yang menghubungkan sentra produksi, pelabuhan, pergudangan, hingga pasar di Indonesia Timur terus m…

 Bapenda Catat Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Madiun Capai Rp18,12 Miliar

 Bapenda Catat Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Madiun Capai Rp18,12 Miliar

Rabu, 30 Sep 2026 13:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, mencatat realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan…

Terdampak Kekeringan, Pemkab Kediri Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Desa Surat

Terdampak Kekeringan, Pemkab Kediri Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Desa Surat

Rabu, 30 Sep 2026 12:12 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Fenomena musim kemarau yang mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, menyalurkan…

‎Setelah Rumah Maidi dan Camat, KPK Geledah Kantor Kominfo Kota Madiun

‎Setelah Rumah Maidi dan Camat, KPK Geledah Kantor Kominfo Kota Madiun

Rabu, 30 Sep 2026 12:08 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 12:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kota Madiun. Kali ini, kantor Dinas Komunikasi da…

Cegah ISPA, Dinkes Pamekasan Ingatkan Pentingnya Pakai Masker saat Kemarau

Cegah ISPA, Dinkes Pamekasan Ingatkan Pentingnya Pakai Masker saat Kemarau

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna mencegah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Jawa Timur mengingatkan pentingnya…