Gaya Komunikasilah yang Terjadi Perbedaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prof Dr. Suryanto, M.Si

Guru Besar Fakultas Psikologi Unair
Prof Dr. Suryanto, M.Si Guru Besar Fakultas Psikologi Unair

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Salah satu psikolog Universitas Airlangga Surabaya yang juga guru besar Ilmu Psikologi Sosial Fakultas Psikologi Unair, Prof. Dr. Suryanto, M.Si. berpendapat bila jabatan yang dimilik hanyalah jabatan politik. Dalam hal ini apa yang ditampilkan antara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam penanganan Covid-19 selama tiga bulan terakhir.

"Walikota, Gubernur, Bupati ini jabatan politik. Masing-masing pemimpin itu punya gaya sendiri-sendiri, kalau selama ini terjadi perbedaan itu persoalan gaya komunikasi," terang Prof Suryanto, kepada Surabaya Pagi, Jumat (19/6/2020).

Gaya komunikasi inilah yang menyebabkan timbul perbedaan dan dugaan perlawanan yang dilakukan oleh Walikota Surabaya kepada Gubernur Jatim.

Menurut Prof Suryanto, setiap anak buah dari masing-masing pimpinan ini wajib menjelaskan informasi dengan betul dan harus saling mengkroscek sebelum menyampaikan laporan data tersebut kepada media.

"Masing-masing bidang dibawahnya harus menjelaskan betul, informasi anak buah ini harus saling kroscek sebelum secara umum menyampaikan di media. Berhubungan dengan angka, mana angka yang datanya pasti itu? Karena data itu real time, sehingga bila terjadi perbedaan data dan angka, data itu per-jam berapa itu harus di pahami. Sebetulnya ini bukan gaya kepemimpinan Walikota dan Gubernur, tapi lebih pada bagaimana masing-masing anak buah menyajikan, melaporkan data ini kepada atasannya," jelasnya.

Menurutnya saling mengkoreksi data yang yang dipaparkan merupakan hal yang wajar namun harus tetap saling berkoordinasi, sebab Prof Suryanto menilai bila apa yang disampaikan oleh pemimpin, hal tersebut bergantung pada laporan anak buahnya.

"Saling mengkoreksi itu wajar saja, karena data ini selalu berubah. Jadi harus saling komunikasi, saling croscek saja.Kalau melihat kepemimpinan beliau berdua sebetulnya luar biasa, persoalannya memang kaitannya bagaimana bawahannya melaporkan informasi kepada atasannya. Pada saat kapan informasi itu diberikan. Ini lebih pada bagaimana komunikasi masing-masing pemimpin dan harus disadari bahwa apa yang disampaikan pemimpin juga sangat tergantung dari laporan bawahannya," pungkasnya. byt

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…