Banyak Wisata Bodong di Jombang, Dewan Minta Dinas Lakukan Pendataan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu tempat wisata di Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)
Salah satu tempat wisata di Kabupaten Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Wakil rakyat angkat suara terkait tempat wisata di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, masih banyak yang bodong alias tak berizin.

Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi menegaskan, bahwa pihaknya meminta kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang melakukan pendataan tempat wisata.

”Memang, untuk saat ini peraturan daerah terkait wisata belum ada, dan masih dikerjakan,” tegasnya, saat dikonfirmasi, Sabtu (27/6/2020). Namun demikian, jelas Mas'ud, bagi pengusaha wisata baik wisata desa, kolam renang, maupun wisata alam, ada orientasi yang harus ditanggung, yaitu berupa pajak.

”Bagian pendapatan yang diperoleh masyarakat Jombang maupun luar Jombang, itu menanggung pajak. Seperti pajak hiburan, pajak hotel dan juga wisata,” jelasnya. Mas'ud menandaskan, apabila tempat wisata sudah beroperasi dan tidak membayar pajak, maka Pemkab Jombang harus bertindak tegas. Apalagi kalau sudah ada perdanya.

"Perda targetnya tahun ini tuntas. Perda wisata ini merupakan hak inisiatif dewan. Kami ingin wisata di Jombang bisa tertata dan berkembang pesat," tandasnya. Untuk itu, lanjut Mas'ud, pihaknya ingin Disparpora sudah melakukan pendataan. Di titik mana saja tempat wisata di Jombang, dan selanjutnya dilakukan pembinaan.

"Dan apabila wisata ingin berkembang, infrastruktur menuju ke tempat wisata harus diperbaiki. Dengan begitu, wisatawan banyak yang masuk ke Jombang," pingkasnya.(suf)

Berita Terbaru

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya antisipasi terjadinya kriminalisasi terhadap profesi guru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melalui Dinas…

Bukan Sekadar Fasilitas, The Nook Picu Perpecahan di Graha Famili

Bukan Sekadar Fasilitas, The Nook Picu Perpecahan di Graha Famili

Kamis, 09 Apr 2026 11:17 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polemik pembangunan fasilitas baru kembali mengemuka di kawasan hunian premium Surabaya Barat, Graha Famili. Proyek bertajuk “The N…

Komitmen Perbaiki Masalah Lingkungan, Pemkab Sidoarjo Percepat Penataan TPS-3R

Komitmen Perbaiki Masalah Lingkungan, Pemkab Sidoarjo Percepat Penataan TPS-3R

Kamis, 09 Apr 2026 11:00 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya perbaikan lingkungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat penataan Tempat Pengolahan Sampah - Reduce,…

Pasca Keluhkan Stok Langka, Pemkab Lumajang Dapat Tambahan 18 Ribu Elpiji Melon

Pasca Keluhkan Stok Langka, Pemkab Lumajang Dapat Tambahan 18 Ribu Elpiji Melon

Kamis, 09 Apr 2026 10:58 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pasca menindaklanjuti keluhan terkait distribusi stok elpiji yang mulai langka di wilayah Lumajang, kini PT Pertamina Patra Niaga…

Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen

Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen

Kamis, 09 Apr 2026 10:44 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menindaklanjuti maraknya kasus jalan yang rusak dna butuh perbaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan telah menargetkan…

Hadapi Tantangan Kemarau, Lumajang Siapkan Strategi Pertanian Berbasis Efisiensi Air

Hadapi Tantangan Kemarau, Lumajang Siapkan Strategi Pertanian Berbasis Efisiensi Air

Kamis, 09 Apr 2026 10:34 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 10:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya menghadapi tantangan musim kemarau pada Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang berkomitmen dengan…