Diteror Orang Aneh dan Barang Mistis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi mobil Alphard milik Via Vallen  hangus usai dibakar pelaku.

Foto: SP/Instagram via vallen
Kondisi mobil Alphard milik Via Vallen hangus usai dibakar pelaku. Foto: SP/Instagram via vallen

i

 

Mobil Via Vallen Dibakar 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Terduga pelaku pembakar mobil Via Vallen sudah diamankan oleh polisi. Dari tangan pelaku polisi juga menemukan barang-barang mistis. Saat ini, polisi masih sulit menggali keterangan dari terduga pelaku yang bakar mobil Via Vallen. Akan tetapi, polisi juga belum bisa memastikan pria inisial P itu mengalami gangguan jiwa.

Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan juga menemukan barang-barang aneh yang berbau mistis dari tas terduga pelaku. "Di dalam tas itu ada kayak bambu kuning seperti alat perdukunan, jenglot itu ya kayak rambut yang dililit-lilit tali," kata Sumardji, Selasa (30/6/2020).

Selain KTP, polisi juga menemukan paspor di tas terduga pelaku. Adanya paspor tersebut membuat polisi ragu terduga pelaku mengalami gangguan jiwa.

"Di tasnya itu saya periksa itu ada paspor, nggak lucu kan berarti kalau yang bersangkutan gangguan jiwa, meski ada kemungkinan. Paspornya berakhir 2022. Walaupun kemungkinan itu juga bisa," bebernya.

Perilaku terduga pelaku pembakar mobil Via Vallen memang dikatakan aneh. Polisi merasa sulit mengajak berbicara pria tersebut.

Sebelum membakar mobil Via Vallen, terduga pelaku juga menulis kalimat aneh yang berbau ancaman di tembok rumah Via Vallen. Dalam kalimat tersebut tercantum nama terduga pelaku.

'Kibus ada, ada gak kasih haku, pije persa, pije 97 mati kau bang.' Itulah kalimat yang ditulis pelaku di tembok rumah Via Vallen.

Sumardji mengatakan terduga pelaku susah berkomunikasi. Ucapan dan gaya bicaranya juga tidak terarah dan ngaco. Bahkan saat diperiksa terduga pelaku justru meminta makan dan rokok.

"Kita kesulitan memeriksanya karena dia itu ngomongnya ngelantur. Saya tanya rumahnya di mana dia nggak ngomong," katanya.

"Kadang mau ngomong, kadang dijawab. Makanya saya belum bisa menyimpulkan," tegas Sumardji soal terduga pelaku pembakar mobil Via Vallen.

Polisi sudah mengamankan terduga pelaku pembakar mobil Via Vallen. Ternyata, terduga pelaku juga menuliskan ancaman di tembok rumah Via Vallen.

Kapolresta Sidorajo Kombes Pol Sumardji, menjelaskan saat ini terduga pelaku masih diperiksa. Akan tetapi, polisi mendapat kesulitan karena pelaku berinisial P itu tidak bisa berkomunikasi dengan baik.

Terduga pelaku diamankan tak lama setelah peristiwa pembakaran itu. Namun, polisi belum bisa memastikan apakah terduga pelaku benar-benar mengalami gangguan jiwa atau tidak.

Via Vallen memperlihatkan detik-detik mobilnya terbakar lewat Instagram Story. Saking paniknya, Via Vallen sampai teriak dan istigfar ketika melihat mobilnya meledak.

Sampai saat ini, polisi masih terus mendalami motif terduga pelaku membakar mobil Via Vallen. Via Vallen juga dipastikan sudah membuat laporan atas kejadian ini.

"Makanya ini kita tenangkan dulu. Ini juga akan kita rapid," tukas Sumardji. dsy/pat

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…