Tidak Diterima di SMPN, Wali Murid Wadul Dewan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa warga mengadu ke DPRD Surabaya karena anaknya tidak bisa masuk SMP Negeri dengan sistem jalur zonasi, SP/ALQ
Beberapa warga mengadu ke DPRD Surabaya karena anaknya tidak bisa masuk SMP Negeri dengan sistem jalur zonasi, SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri sejumlah orangtua calon wali murid berasal dari Kecamatan Sawahan dan Tambak Sari Surabaya datang mengadu ke DPRD Surabaya.

Salah satu orangtua calon wali murid Rahayu mengaku, ditempat dirinya untuk masuk ke sekolah negeri tidak bisa bahkan ada sekitar satu RW anak anak tidak masuk di sekolah negeri

“Mulai SMPN 9, 15, 18 dan 60, jadi kita tidak punya kesempatan masuk sekolah negeri gara gara hanya jarak saja,” kata Rahayu warga jalan Gading Kecamatan Tambak Sari Surabaya. Rabu (1/7) ditemui usai menyampaikan keluhannya.

Sebelum masuk ke SMP Negeri, Calon wali murid bernama Attala ini menceritakan anaknya sudah digembleng untuk belajar agar bisa dapat nilai bagus karena selama ini yang dikejar anaknya adalah mendapatkan nilai ujian 8,8.

“Tetapi karena zona, saya dan anak saya mental, tidak bisa kemana-mana, belum mendaftar pun sudah tergeser karena jarak,” ucapnya.

Senada, Calon wali murid Pujiasri mengaku mengeluh soal PPDB bahwa anak-anak didik yang mendapat nilai ujian tinggi, tetapi tidak bisa masuk ke sekolah negeri karena zonasi.

“Beda sedikit zonasinya dengan rumah itupun tidak bisa diterima, jadi kita kayak stres, karena tidak bisa masuk sekolah negeri,” kata Pujiasri warga Petemon Kecamatan Sawahan.

Menanggapi pengaduan tersebut, Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti mengatakan, ia sudah mendapat banyak laporan agar warga datang ke kantornya agar dijelaskan secara terbuka disini.

“Mereka (Warga) menyampaikan secara umum tidak bisa diterima di sekolah negeri, karena rumahnya jauh dari SMP Negeri yang dipilih,” ujar Reni Astuti ditemui usai menerima pengaduan orangtua calon warid murid.

Warga yang datang ini, Kata Anggota Fraksi PKS ini, mayoritas berasal dari Sawahan, Kenjeran dan Wonokromo secara umum sebagian besar mereka tidak bisa diterima di jalur zonasi.

“Karena memang wilayah kelurahan banyurip, petemon, putat jaya itu SMP Negeri yang ada disekitar itu hanya ada SMPN 10 Dukuh Pakis, tetapi dia ada diwilayah lain, atau mungkin SMPN 25 diwilayah Sukomanunggal,” papar Reni.

Karena itu, menurut ia, sampai kapanpun kalau kondisinya seperti tidak pernah bisa masuk ke SMP Negeri. ”Saya tidak menyalahkan warga yang masih yang punya orientasi karena sekolah negeri dianggap pembiayaannya tidak ada,” terang Reni.

Ia menambahkan, masyarakata yang datang disini mayoritas warga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tidak diterima, apalagi jalur zonasi tidak diterima bahkan ada jalur prestasi juga tidak diterima.

“Mungkin kalah dengan yang lainnya, jadi itu yang dikeluhkan mereka, dan yang saya tanggapi tadi adalah ada pemenuhan pagu, kita berharap pemerintah kota dalam hal ini dinas pendidikan transparan,” pungkasnya. Alq

 

Berita Terbaru

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…

Danantara Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Distribusi Barang Subsidi

Danantara Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Distribusi Barang Subsidi

Rabu, 28 Okt 2026 01:54 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus mempererat sinergi antar-BUMN untuk menyokong program Koperasi D…