Tuntut Transparansi Anggaran Covid-19 di Jombang, Ormas Gelar Aksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi unjuk rasa Ormas Projo di depan gedung DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)
Aksi unjuk rasa Ormas Projo di depan gedung DPRD Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Puluhan massa ormas menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Jombang, di Jalan KH Wachid Hasyim Nomor 110.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Ormas Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Jombang pada pukul 09.00 WIB, menuntut kejujuran dan transparansi soal anggaran penanganan Covid-19 demi terciptanya masyarakat Jombang lebih baik.

Dalam aksi tersebut, para pendemo berorasi di depan pintu gerbang DPRD Jombang. Selain itu, mereka membawa poster yang berisi tulisan antara lain "Gugus Tugas Covid-19 Harus Jujur Menyampaikan Data", "DPRD adalah Perwakilan Rakyat, Tapi.... bukan Perwakilan Pemerintah".

Ketua DPC Projo Jombang, Joko Fattah Rochim mengatakan, bahwa dengan anggaran penanganan Covid-19 yang besar, berharap kepada pemerintah untuk membeberkan anggaran yang terserap dari Rp 140 miliar dan bertambah lagi.

"Nah ini masyarakat Jombang harus tahu kegunaannya untuk apa. Juga kemarin berurusan dengan hasil dari rapid-rapid itu saya pertanyakan kepada Dinas Kesehatan Jombang juga gak berani jawab," katanya, di sela-sela aksi, Kamis (02/7/2020).

Fattah menandaskan, pihaknya meminta kepada dinkes dan pihak rumah sakit harus sinkron, harus kerjasama yang baik. Jadi dinkes tidak mau komentar karena bukan wilayahnya.

Ditanya soal anggaran yang besar ini rawan dikorupsi atau bagaimana, Fattah menerangkan, bahwa pihaknya belum bicara korupsi. Karena anggaran ini belum ada temuan BPK maupun dengan laporan pertanggungjawaban dari pemerintah.

"Harusnya pemerintah dengan ini harus membuka website ya, untuk anggaran itu jelas. Berapa, untuk ini berapa, itu biar transparan. Semuanya, yang di desa juga dana desa. Kita minta kepada pemerintah harus seperti itu (transparan, red)," terangnya.

Sama dengan DPRD, lanjutnya, juga seperti itu. Harus publikasi, tidak usah takut. DPRD adalah perwakilan daripada rakyat, bukan perwakilan daripada pemerintah. Terkait memakai jas hujan, Fattah mengungkapkan, bahwa Ormas Projo menerapkan protokol kesehatan.

"Karena kita tidak mampu membeli APD ya. Kita sebagai masyarakat ya swadaya untuk membeli ini. Ini sama dengan APD, dan kita sudah melengkapi semuanya," tukasnya.

Usai berorasi, perwakilan dari massa aksi sebanyak 15 orang masuk ke ruang rapat DPRD Jombang untuk melakukan dialog dengan perwakilan anggota dewan, yakni Komisi C.

Salah satu anggota dewan dari Komisi C, Ahmad Tohari menerangkan, bahwa pihaknya akan menyampaikan tuntutan aspirasi dari Ormas Projo Jombang tersebut.

"Rekomendasinya mohon anggaran Covid-19 dipergunakan sebaik-baiknya sesuai peruntukannya, utamanya pencegahan. Mestinya, dengan anggaran segitu itu kasus Covid-19 ini menurun," pungkasnya.suf

Berita Terbaru

Kolaborasi Dengan Kelurahan Ketegan, YBM PLN UIT JBM Salurkan 250 Santunan Dhuafa

Kolaborasi Dengan Kelurahan Ketegan, YBM PLN UIT JBM Salurkan 250 Santunan Dhuafa

Selasa, 17 Mar 2026 12:04 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 12:04 WIB

SurabaraPagi, Sidoarjo - Di penghujung bulan Ramadhan 1447 H, ratusan wajah penuh rasa syukur terlihat memenuhi aula Kantor Kelurahan Ketegan pada Senin…

Pusat Jajanan di Nganjuk Mulai Diserbu Jelang Lebaran, per Hari Tembus 300 Pembeli

Pusat Jajanan di Nganjuk Mulai Diserbu Jelang Lebaran, per Hari Tembus 300 Pembeli

Selasa, 17 Mar 2026 11:45 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Menjelang momentum Lebaran 2026 yang tinggal menghitung hari menjadi berkah tersendiri bagi penjual UMKM jajanan Lebaran di Jalan…

120 Ribu Warga Miskin di Kabupaten Madiun Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran

120 Ribu Warga Miskin di Kabupaten Madiun Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran

Selasa, 17 Mar 2026 10:56 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan beras bagi masyarakat kurang mampu menjelang Hari Raya Idulfitri. Sebanyak 120 ribu w…

Warga Keluhkan Portal Perumahan Tutupi Akses Jalan Anak Sekolah, Pimpinan DPRD Surabaya Ajak Semua Pihak Duduk Bareng

Warga Keluhkan Portal Perumahan Tutupi Akses Jalan Anak Sekolah, Pimpinan DPRD Surabaya Ajak Semua Pihak Duduk Bareng

Selasa, 17 Mar 2026 10:40 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penutupan akase jalan menuju SD (Sekolah Dasar) Negeri Rungkut Menanggal 2 perumahan perumahan Rungkut Menanggal Harapan…

Percepat Perbaikan Jalan Ruas Tulungagung-Trenggalek, BBPJN Targetkan H-10 Lebaran Rampung

Percepat Perbaikan Jalan Ruas Tulungagung-Trenggalek, BBPJN Targetkan H-10 Lebaran Rampung

Selasa, 17 Mar 2026 10:35 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum terus berkomitmen dalam menyelesaikan perbaikan di…

Tol Prosiwangi Difungsikan Kembali, Tercatat 2.500 Kendaraan Keluar Masuk di Momen Arus Mudik Lebaran

Tol Prosiwangi Difungsikan Kembali, Tercatat 2.500 Kendaraan Keluar Masuk di Momen Arus Mudik Lebaran

Selasa, 17 Mar 2026 10:23 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Selama arus angkutan mudik lebaran, PT Jasa Marga Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) mencatat sebanyak sekitar 2.500…