Bank NTT Surabaya Bungkam, Soal Korupsi Rp 127 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran fasilitas kredit pada bank NTT Cabang Surabaya, Willyan Kodrata dan Loe Mei Lien saat turun dari pesawat pada Senin (6/7/2020) pagi.
Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran fasilitas kredit pada bank NTT Cabang Surabaya, Willyan Kodrata dan Loe Mei Lien saat turun dari pesawat pada Senin (6/7/2020) pagi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tim intelejen gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menangkap dua tersangka DPO kasus tindak pidana korupsi dana Fasilitas Kredit Modal Kerja Bank NTT Cabang Surabaya.

Dua tersangka yang ditangkap yakni William Kodrata dan Loe Mie Lien alias Indrasari. Mereka diduga terlibat korupsi kredit macet Bank NTT cabang Surabaya tahun 2018 sebesar Rp149 miliar dengan kerugian negara Rp127 miliar. Keduanya ditangkap saat berada di sebuah villa di Mojokerto, Jatim.

Terkait penangkapan ini, Senin (6/7/2020), Surabaya Pagi mencoba untuk mengkonfirmasi ke pihak Bank NTT yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, Surabaya. Namun saat akan masuk ke kantor Bank NTT, pihak security menghentikan Surabaya Pagi dan menyuruh untuk menghubungi call center 031-5350352 terlebih dahulu.

"Monggo hubungi call center kantor saja dulu. Nanti jika sudah diarahkan menemui siapa, baru datang lagi kesini," ujarnya kepada Surabaya Pagi di depan pintu utama kantor Bank NTT Surabaya.

Alhasil Surabaya Pagi mencoba untuk menelepon call center. Namun saat ditelepon, pihak call center menyuruh Surabaya Pagi untuk menunggu terlebih dahulu.

"Sebentar ya, kita akan koordinasikan dahulu dengan bagian umum. Nanti mohon ditelepon kembali," ujarnya

Setelah beberapa saat, Surabaya Pagi kembali menelepon call center Bank NTT Surabaya dan diterima oleh suara yang sama. Dirinya mengkonfirmasi jika pimpinan Bank NTT Surabaya tidak sedang berada di tempat.

"Iya mohon maaf pimpinan kita lagi tidak ada di tempat, keluar semua," kata operator Call Center tersebut.

Lebih lanjut, walaupun Surabaya Pagi meminta pihak manajemen sebagai wakil untuk wawancara, pihaknya mengatakan jika hingga saat ini dari Bank NTT Cabang Surabaya memilih bungkam.

"Untuk saat ini kita masih tidak ada yang bisa diwawancara," pungkasnya.

 

Mantan Kepala Cabang Ditahan

Selain William Kodrata dan Loe Mie Lien, mantan Kepala Cabang Bank NTT Surabaya, Jawa Timur, Didakus Leba alias Adi juga  ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/7/2020) lalu.

Adi dijadikan tersangka dan ditahan terkait kasus dugaan korupsi kredit macet Bank NTT cabang Surabaya tahun 2018 sebesar Rp149 miliar dengan kerugian negara Rp127 miliar. Kala itu, Adi menjabat sebagai Kepala Cabang Bank NTT di Surabaya.

"Hari ini tim penyidik tetapkan tersangka baru yakni Didakus Leba dalam kasus dugaan korupsi Bank NTT cabang Surabaya," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Yulianto kepada wartawan, Kamis, (2/7/2020).

 

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Yulianto, penetapan tersangka mantan Kacab Bank NTT Surabaya ini dilakukan, setelah penyidik mengantongi dua alat bukti. "Yang bersangkutan kita tahan,” tegasnya.

Dengan dilakukan penahanan terhadap Adi Leba, maka jumlah tersangka yang ditahan sebanyak lima orang, empat di antaranya adalah kreditur dan satu dari Bank NTT.

"Sudah lima orang yang ditahan, tiga orang masih mangkir," tutupnya.adt

Berita Terbaru

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Laskar Sholawat Nusantara (LSN) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan syiar melalui jalur pemerintahan. Seiring dengan itu, …

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …