Pilkada 2020 Rawan Timbulkan Cluster Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisi A saat rapat bersama KPU Jatim membahas kesiapan Pilkada serentak Desember 2020, kemarin (8/7/2020).
Komisi A saat rapat bersama KPU Jatim membahas kesiapan Pilkada serentak Desember 2020, kemarin (8/7/2020).

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Komisi A DPRD Jawa Timur menggelar pertemuan dengan jajaran penyelenggara pilkada, Rabu (8/7/2020). Pertemuan tersebut dalam rangka persiapan pilkada serentak di 19 daerah se-Jatim tahun ini disaat Covid-19.

Hadir dalam pertemuan ini, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Choirul Anam dan Ketua Bawaslu Jatim, M Amin, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur, Jonathan Judianto.

"Secara teknis, kami apresiasi kesiapan antisipasi jelang pilkada. Termasuk, pemetaan daerah yang membutuhkan keamanan ekstra, penggunaan protokol kesehatan, dan antisipasi hambatan lainnya," kata Ketua Komisi A DPRD Jatim, Istu Hari Subagio, Rabu (8/7/2020).

Pihaknya meminta para penyelenggara pilkada dapat mengantisipasi penularan Covid-19. "Jangan sampai ajang pilkada justru menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19. Kami berharap hal ini bisa diantisipasi," katanya.

Di sisi lain, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam memastikan bahwa petugas pilkada siap dalam proses pilkada. Di antaranya, kesiapan anggaran.

Saat ini, anggaran Pilkada 2020 di Provinsi Jawa Timur telah mendapat bantuan dana dari APBN mencapai Rp600 miliar. Anam, mengungkapkan anggaran tambahan tersebut khusus untuk pengadaan protokol pencegahan virus Corona (Covid-19).

Mengingat, penyelenggaraan tahapan pilkada saat ini berlangsung di masa pandemi. "Untuk terminal pertama, cair sebesar Rp108 miliar pada pekan lalu," kata Anam.

Anam menjelaskan, total anggaran tambahan tersebut di antaranya untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD). Misalnya, masker, gentong air, sabun cair, disinfektan, sarung tangan plastik sekali pakai untuk pemilih, serta baju hazmat.

Hazmat digunakan petugas penyelenggara yang kemungkinan juga akan mendatangi pemilih di rumah sakit. Anggaran itu juga akan digunakan dalam pengadaan bilik tambahan.

Serta Tempat Pemungutan Suara (TPS) tambahan agar tidak terjadi kerumunan di tempat pemilihan. "Termasuk, rapid test bertahap bagi 500 ribu lebih petugas, mulai dari tingkat desa/kelurahan dan kecamatan, serta kawan-kawan di KPU kabupaten/ kota," ujar mantan Ketua KPU Surabaya ini.

Seluruh petugas pemutakhiran data pemilih, lanjut Anam, juga akan dirapid test. "Bahkan seluruh petugas KPPS, ada sekitar 350 ribu orang lebih juga di rapid test. Jadi anggaran dari APBN ini cukup banyak tersedot untuk kegiatan APD," katanya.

Untuk diketahui, sebanyak 19 daerah di Jawa Timur akan menggelar pilkada serentak tahun ini. Proses tahapan di pilkada tahun ini sempat tertunda akibat adanya pandemi Covid-19. rko

 

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…