Kasus Positif di Jawa Timur Tembus 16 Ribu, Pasien Sembuh 6.338 Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Persebaran Corona di Jatim. SP/ DECOM
Persebaran Corona di Jatim. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kasus COVID-19 di Jawa Timur bertambah 444 kasus. Sehingga total ada 16.123 kasus COVID-19 Jatim. Untuk pasien sembuh bertambah 207 orang.

"Hari ini terkonfirmasi kasus positif COVID-19 bertambah 444 kasus. Untuk pasien sembuh ada tambahan 207 orang," kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (11/7/2020).

444 Kasus baru di Jatim berasal dari Kab Kediri 3 kasus, Bondowoso 1 kasus, Kota Madiun 1 kasus, Lumajang 2 kasus, Kota Blitar 2 kasus, Trenggalek 3 kasus, Bangkalan 1 kasus, Ponorogo 4 kasus, Kota Kediri 4 kasus, Pamekasan 3 kasus, Kab Malang 6 kasus, Kab Probolinggo 2 kasus, Kota Mojokerto 14 kasus, Nganjuk 13 kasus, Sumenep 4 kasus.

Kemudian Lamongan 4 kasus, Gresik 30 kasus, Sidoarjo 66 kasus, Jember 1 kasus, Kota Malang 3 kasus, Kab Pasuruan 13 kasus, Kab Blitar 10 kasus, Jombang 17 kasus, Kota Batu 14 kasus, Bojonegoro 8 kasus, Kota Pasuruan 5 kasus dan Surabaya 210 kasus.

Untuk pasien sembuh ada tambahan 207 orang. Masing-masing berasal dari Kota Probilinggo 1 pasien, Kota Blitar 2 pasien, Bangkalan 1 pasien, Pamekasan 9 pasien, Kab Malang 4 pasien, Nganjuk 2 pasien, Sumenep 2 pasien, Situbondo 3 pasien, Gresik 31 pasien, Sidoarjo 54 pasien, Jember 1 pasien, Kota Malang 2 pasien, Kab Pasuruan 2 pasien, Kab Blitar 1 pasien, Jombang 15 pasien, Kota Pasuruan 2 pasien dan Surabaya 75 pasien. Total sudah ada 6.338 pasien yang sembuh di Jatim.

Kabar duka, karena ada tambahan 20 pasien positif COVID-19 yang meninggal di Jatim. Berasal dari Kota Blitar 1 pasien, Nganjuk 2 pasien, Lamongan 1 pasien, Gresik 1 pasien, Sidoarjo 1 pasien, Kab Blitar 1 pasien, Bojonegoro 1 pasien, Kota Pasuruan 1 pasien dan Surabaya 11 pasien. Total ada 1.222 pasien positif COVID-19 yang meninggal di Jatim.

Sementara dari hasil tracing Gugus COVID-19 Jatim, ada 4.684 PDP yang masih diawasi dan 5.207 ODP yang dipantau. Kasus positif Corona yang masih aktif di Jatim sendiri saat ini masih ada 8.296 kasus.   dsy5

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…