LLDIKTI Tanggapi Keluhan Mahasiswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
LLDIKTI mengumpulkan perwakilan mahasiswa guna membicarakan bantuan bantuan SPP selama Covid-19. SP/BYTA
LLDIKTI mengumpulkan perwakilan mahasiswa guna membicarakan bantuan bantuan SPP selama Covid-19. SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur menanggapi aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Surabaya terkait dengan penuntutan penurunan uang SPP selama pandemi Covid-19 pada Senin (29/6/2020) silam.

LLDIKTI mengumpulkan perwakilan mahasiswa untuk membicarakan bantuan bantuan SPP selama Covid-19 kepada mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) naik hingga 540 persen dari tahun sebelumnya.

Dalam dialog tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA mengatakan terdapat 6.891 mahasiswa yang akan mendapatkan KIP-K pada tahun 2020. Sedangkan di tahun 2019 kuota bantuan kepada mahasiswa hanya 1.277.

"Jadi kuota tahun ini naik sekitar 540 persen atau jadi 5,4 kali lebih banyak dari tahun sebelumnya," ungkap Soeprapto.

Soeprapto menambahkan bila program KIP-K ini, juga ditujukan kepada siswa yang baru lulus SMA/SMK yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Mahasiswa yang telah menempuh pendidikan tinggi di PTS pun juga mendapatkan bantuan berupa keringanan UKT/SPP kepada mahasiswa semester ganjil.

"Jadi kuota 6.891 itu untuk mahasiswa baru atau semester 1, sedangkan mahasiswa semester 3 ada kuota 5.421, mahasiswa semester 5 ada kuota 8.490, dan semester 7 terdapat 12.849 kuota," terang Soeprapto.

Soeprapto kemudian menegaskan kembali bila bantuan UKT/SPP dan KIP-K ini ditujukan kepada mahasiswa yang kurang mampu, dalam segi ekonomi namun memiliki prestasi akademik.

"Jadi saya harap mahasiswa yang sudah mampu dalam segi ekonomi tidak mengajukan, berikan kesempatan buat temannya yang kurang mampu," ujarnya.

Senada dengan Suprapto, Sekretaris LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Dr. Widyo Winarso, M.Pd memambahkan, syarat utama untuk mendapatkan KIP-K yaitu Program Studi (Prodi) terakreditasi A dan B.

"Jadi untuk KIP-K ini syarat utama yaitu prodi terakreditasi A dan B, mohon maaf yang akreditasi C masih belum bisa. Namun boleh mengajukan. Namun untuk bantuan UKT/SPP ini untuk mahasiswa aktif maksimal semester 8," ujar Widyo.

Widyo menambahkan, bantuan UKT/SPP dan KIP-K tersebut sejumlah 2,4 juta per mahasiswa, namun jika bantuan tersebut lebih sedikit dari UKT/SPP maka Perguruan Tinggi tidak diperkenankan meminta tambahan dari mahasiswa.

"Perguruan tinggi tidak diperbolehkan menarik tambahan dari mahasiswa terkait pembayaran UKT/SPP, namun kalau komponen pendukung seperti KKN, PKL, magang, dan lainnya masih diperbolehkan. Artinya perguruan tinggi masih boleh meminta kepada mahasiswa tetapi bukan untuk SPP," terang Widyo.

Dalam hal ini, Soeprapto mengapresiasi dengan adanya aksi mahasiswa PTS soal tuntutan penurunan UKT/SPP pada bulan lalu.

"Saya salut dengan mahasiswa-mahasiswa yang memperjuangkan hak mereka. Ya ini jawaban dari tuntutan bulan kemarin. Mereka berhasil sehingga sebanyak ribuan mahasiswa yang memperoleh haknya," pungkas Soeprapto.Byt

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…