Presenter Boy William Janji Selektif Ambil Endorse-an

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Boy William, artis yang juga youtuber, terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Ditreskrimsus Polda Jatim, Rabu (22/7/2020). Boy diperiksa karena namanya dicatut dan dipakai dalam upaya kasus carding. SP/Patrick
Boy William, artis yang juga youtuber, terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Ditreskrimsus Polda Jatim, Rabu (22/7/2020). Boy diperiksa karena namanya dicatut dan dipakai dalam upaya kasus carding. SP/Patrick

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Penyelidikan kasus pembobolan kartu kredit yang berhasil dibongkar Diterskrimsus Polda Jatim pada Februari 2020 yang sempat tertunda akibat pandemi covid-19 akhirnya kembali dibuka. Setelah memeriksa sederet artis dan selebgram dan tertunda akibat Pandemi Covid-19, kini giliran artis Boy William diperiksa terkait kasus itu. Boy William diperiksa sebagai saksi karena sempat menjadi endorser akun Instagram yang melakukan carding.

Kurang lebih selama lima jam lamanya, presenter yang juga seorang Vj dan youtuber itu menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Jatim, Rabu (22/7). Usai menjalani pemeriksaan, Boy William meluangkan waktu kepada awak media untuk sesi tanya jawab.

Kepada media, Boy mengaku dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik. “All good. Lumayan banyak, 30 pertanyaan saya lupa,” ujarnya pada awak media.

Ia mengaku pernah menerima satu kali tawaran endorsemen tiket murah yang ditawarkan oleh para pelaku. Dari tawaran tersebut, boy memperoleh income sebuah voucher tiket gratis penerbangan pulang-pergi ke Paris, dan penginapan hotel.

"Soal kasus kemarin terbang ke Eropa. Tapi semuanya sudah aman dan sudah diberesin sama teman-teman di sini dan kita sudah datang sebagai saksi juga. Kalau nominalnya aku kurang tahu, tapi benar aku menerima tiket jasa pulang pergi," ungkap Boy usai diperiksa, Rabu (22/7/2020).

Ia juga mengaku tidak mengetahui sama sekali jika bisnis travel yang meminta jasa endorsemen kepada dirinya itu belakangan bermasalah karena memanfaatkan uang proses carding, hingga berurusan dengan hukum.

“Buat kita mah, lihatnya ada orang punya usaha butuh promosi, ya mari kita kerja sama. Tapi dibalik itu kita enggak tahu,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai kedekatan dengan para pelaku, Boy mengaku sempat mengenal dua orang pelaku yang berinisial S dan M. itupun proses kenalannya saat meeting mengenai tawaran jasa endorsemen. "Kenal tapi sama empat pelaku ndak kenal. Saya cuma kenal sama dua inisial S dan M. Dan itu pun setelah ketemuan untuk membuat deal ini. Mereka memberi saya jasa untuk terbang. Dari situ kita meeting dan kita kenal dari situ aja," ujarnya.

Terkait kasus ini, Boy mengaku akan lebih selektif dalam menerima pekerjaan. Sebab dirinya adalah public figur yang banyak diikuti orang.

"Sekarang sih kalau melihat kayak gini, semoga semua figur publik dan ini untuk saya juga, kita akan lebih selektif dalam mengambil pekerjaan dan juga mengambil endorse-an. Karena kita harus sadari kalau punya followers yang cukup luas dan dengan aku mengendorse sebuah perusahaan yang mungkin bisa dibilang sorry kurang jelas, saya tidak mau followers saya ikut terjebak dalam hal itu," tuturnya.

Dalam kasus ini selain Boy William, sejumlah artis/public figure Namanya juga ikut terseret.  Artis dan selebgram yang menerima endorse dan sudah diperiksa yakni Karin Novilda alias Awkarin, Gisella Anastasia, Tyas Mirasih, Ruth Stefanie, hingga Sarah Gibson lalu yang terbaru Boy William. Sedangkan satu artis yang belum diperiksa yakni Jessica Iskandar karena sejumlah halangan. pat/ham

Berita Terbaru

Gandeng Dongseo University, Pemprov Jatim Buka Peluang Beasiswa dan Kolaborasi Digital

Gandeng Dongseo University, Pemprov Jatim Buka Peluang Beasiswa dan Kolaborasi Digital

Kamis, 21 Mei 2026 22:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 22:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka peluang kerja sama pendidikan internasional dengan Dongseo University, Korea Selatan, g…

‎Nu’man Iskandar: Kasus PT JPC Cerminan Lemahnya Pengawasan Pemkot Madiun

‎Nu’man Iskandar: Kasus PT JPC Cerminan Lemahnya Pengawasan Pemkot Madiun

Kamis, 21 Mei 2026 21:14 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 21:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Munculnya dugaan PT Jatim Parkir Center (JPC) selaku pengelola lahan parkir di Jl. dr.Soetomo Kota Madiun, yang diduga belum m…

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis, oleh militer Israel memicu perhatian luas. Mereka merupakan b…

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perusahaan transportasi Bluebird Group terus mengembangkan layanan mobilitas di Surabaya seiring tingginya aktivitas masyarakat di k…

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …