Kepala BPBD Chek Kesiap-siagaan Pasukan Hadapi Musim Kemarau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasukan siap siaga bencana yang kemarin mengikuti apel di halaman kantor BPBD dan dipimpin langsung oleh kepala pelaksana , Suban Wahyudiono, Kamis 23/7/2020.
Pasukan siap siaga bencana yang kemarin mengikuti apel di halaman kantor BPBD dan dipimpin langsung oleh kepala pelaksana , Suban Wahyudiono, Kamis 23/7/2020.

i

 


SURABAYA -  Kondisi Jawa Timur yang secara geografis berpotensi rawan akan bencana membuat Kalaksa BPBD Jatim Suban Wahyudiono mengambil langkah kesiap-siagaan di jajaran personelnya.

Siang tadi, Kamis (23/7/2020), orang pertama di lingkungan 'Korps Orange' ini menggelar apel pasukan untuk mengecek kesiapan personelnya. Menghadapi potensi bencana saat musim kemarau seperti kebakaran dan sebagainya.

Segenap pasukan disiagakan mulai dari jajaran Tim Reaksi Cepat (TRC), para tenaga ahli, pengelola data bencana (Pusdalops) hingga Srikandi BPBD.

Hadir dalam apel pasukan itu, jajaran pejabat eselon III, mulai dari sekretaris hingga para kepala bidang.

Dalam arahannya, Kalaksa BPBD Jatim Suban Wahyudiono mengingatkan, adanya 13 jenis bencana yang berpotensi terjadi di Jatim.

Dari 13 jenis bencana tersebut, 11 di antaranya merupakan bencana alam, mulai dari bencana banjir, longsor, gempa bumi, tsunami, angin puting beliung, gunung meletus, kebakaran hutan dan lahan, hingga likuifaksi, seperti yang terjadi di Palu, beberapa tahun lalu.

"Sedang dua lainnya, yakni, bencana kegagalan teknologi dan bencana yang diakibatkan oleh penyakit (pandemi)," ungkapnya.

Lantaran banyaknya jenis bencana yang berpotensi terjadi di Jatim, Suban meminta jajaran pasukannya untuk meningkatkan kedisiplinan dan Kesiapsiagaan.

"Dalam penanganan bencana itu kuncinya adalah disiplin. Jika kita tidak disiplin, maka kita sendiri yang akan tergerus bencana itu," ujarnya mewanti-wanti.

Dalam apel pasukan yang digelar sekitar pukul 11.00 Wib itu, Suban juga menegaskan pentingnya dilaksanakan kembali apel pagi secara rutin. Sebab, sejak pandemi Covid-19, hampir sekitar 4 bulan apel pagi tak pernah lagi dilaksanakan.

"Yang penting kita harus menjaga protokol kesehatan Covid-19 dengan cara pakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan tidak berkerumun. Karena sekarang ini adalah transisi new normal, maka penanganan Covid-19 harus tetap jalan, tapi kegiatan ekonomi juga tidak boleh berhenti," pesannya. rko

Tag :

Berita Terbaru

Tingkatkan Kuota Paspor hingga 75 Persen, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Catatkan 210 Pemohon per Hari

Tingkatkan Kuota Paspor hingga 75 Persen, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Catatkan 210 Pemohon per Hari

Kamis, 16 Jul 2026 11:38 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar meningkatkan kuota pelayanan permohonan paspor harian sebesar 75 persen, yang sebelumnya 120…

Tingkatkan Efektifitas Masalah Hukum, KAI Daop 7 Madiun Jalin Kerjasama dengan Kejari Kota Madiun

Tingkatkan Efektifitas Masalah Hukum, KAI Daop 7 Madiun Jalin Kerjasama dengan Kejari Kota Madiun

Kamis, 16 Jul 2026 11:35 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun resmi jalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang…

Cegah ‘Overload’ TPA Supit Urang, Pemkot Malang Optimalisasi Pengolahan Hulu

Cegah ‘Overload’ TPA Supit Urang, Pemkot Malang Optimalisasi Pengolahan Hulu

Kamis, 16 Jul 2026 11:14 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi terjadinya overload atau kelebihan akibat beban sampah yang diolah di TPA Supit…

Tahun 2026, Pemkot Malang Upayakan 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Tahun 2026, Pemkot Malang Upayakan 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Kamis, 16 Jul 2026 11:06 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti masih banyak pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkup Kota Malang, Jawa Timur, saat…

Kualitas Demokrasi Jawa Timur 4 Besar Nasional, Komisi A Dorong Penegakan dan Sosialisasi Perda ke Masyarakat

Kualitas Demokrasi Jawa Timur 4 Besar Nasional, Komisi A Dorong Penegakan dan Sosialisasi Perda ke Masyarakat

Kamis, 16 Jul 2026 11:03 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) untuk Provinsi Jawa Timur menunjukkan capaian yang sangat positif. Berdasarkan rilis terbaru dari …

5 Tahun Pendapatan Perumdam Kota Madiun Tak Sesuai Target, Pengamat: Jangan Sampai Salah Pilih Direksi  ‎

5 Tahun Pendapatan Perumdam Kota Madiun Tak Sesuai Target, Pengamat: Jangan Sampai Salah Pilih Direksi ‎

Kamis, 16 Jul 2026 08:43 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 08:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik sekaligus Direktur Statistika Indonesia, Nu'man Iskandar, menyoroti kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Min…