Penjual HP Ilegal, Mulai Dioperasi Bea Cukai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Putra Siregar saat diamankan oleh Kanwil Bea Cukai dan diserahkan ke Kejari Jaktim. SP/BC kanwil Jakarta/Instagram putrasiregar17
Putra Siregar saat diamankan oleh Kanwil Bea Cukai dan diserahkan ke Kejari Jaktim. SP/BC kanwil Jakarta/Instagram putrasiregar17

i

 

190 HP jualan Berbagai merek di “PS Store” Jakarta, Disita Semua. Termasuk Rumahnya Senilai Rp 1,5 Miliar

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - PS Store yang dikenal menjual HP Ilegal di sebuah mall di Jakarta, digerebek Kanwil Bea Cukai Jakarta. Selain HP ilegal di tokonya sebanyak 190 handphone (HP) senilai Rp 61,3 juta, Bea Cukai juga menyita rumah PS, senilai Rp 1,5 miliar dan uang tunai Rp 500 juta.

Menurut petugas Bea Cukai, langkah tegas terhadap pedagang HP ilegal, sebagai salah satu bentuk komitmen Bea Cukai untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal. Selaligus mengamankan penerimaan negara. Kedepannya, Kanwil Bea Cukai Jakarta dan Surabaya, akan terus berusaha melindungi industri dalam negeri sehingga penerimaan negara dapat optimal. Mengingat di dua kota besar ini peredaran HP Ilegal merajalela.

“PS Store, memang sudah dikenal sebagai penjual ponsel dengan harga murah. Dan kami sudah lakukan penyelidikan dan penyidikan sejak tahun 2019 lalu,” kata Ricky M Hanafie, Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Selasa (28/7/2020) kemarin.

Pejabat ini mengkonfirmasi tersangka PS pada kasus 190 handphone ilegal bernama Putra Siregar (PS), pemilik toko PS Store. "Betul (Putra Siregar)," kata Kasi Bimbingan kepatuhan dan Kehumasan Kanwil Bea Cukai Jakarta, Ricky M. Hanafie, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

 

Jadi Perbincangan Warganet

Menurut pejabat ini, PS yang merupakan pemilik PS Store ditahan sebagai tersangka. Penahanan ini jadi perbincangan para warganet Twitter Indonesia.

Dan penangkapan 'PS Store' menjadi pemuncak trending topic Twitter Indonesia. Sampai Selasa (28/7/2020) tercatat 15 ribu tweet. Tanggapan netizen atas kejadian ini pun bermacam, dari yang mempertanyakan apa itu PS Store, sampai mengomentari PS Store yang memang sudah dikenal sebagai penjual ponsel black market dengan harga murah.

Dijelaskan, penyerahan barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas penyidikan tindak pidana kepabeanan, sudah dilakukan Kamis lalu.

Penyerahan barang bukti dan tersangka ini dilakukan atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan. . Ia dituntut karena memperjualbelikan barang yang tidak terdaftar di Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Ia diancam dengan hukuman pidana penjara minimal 2 tahun dan maksimal 8 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 5 miliar.

Penyerahan barang bukti beserta tersangka ini diumumkan oleh akun Instagram @bckanwiljakarta, Selasa (28/7/2020). Sebagai informasi PS merupakan pemilik PS Store.

Selain menyerahkan barang bukti dan tersangka, Kanwil Bea Cukai Jakarta juga menyerahkan harta kekayaan atau penghasilan PS yang disita di tahap penyidikan. Harta ini akan diperhitungkan sebagai jaminan pembayaran pidana denda dalam rangka pemulihan keuangan negara (dhanapala recovery) yang terdiri uang tunai Rp 500 juta, rumah senilai Rp 1,5 miliar, dan rekening bank senilai Rp 50 juta.

Pihak Bea Cukai Jakarta mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk bijak dan hati-hati dalam berbelanja, khususnya jangan sampai tergoda dengan tawaran harga HP yang murah.

"Nah Sobat K'Jak, yuk lebih bijak dan berhati-hati dalam berbelanja meski diiming-imingi dengan harga yang murah. Jangan sampai Sobat membeli produk-produk yang ilegal ya. Karena berbelanja produk #legalitumudah kok," tulis akun @bckanwiljakarta.

 

Sering Beri Giveaway

Putra Siregar, pemilik PS Store yang ditangkap Bea Cukai Jakarta, dikenal memiliki bisnis ponsel dengan harga sangat murah. Pusat penjualan PS Store sendiri berada di Condet, Jakarta Timur. Berdasarkan informasi dari Profil Facebook Putra Siregar, ia merupakan alumni Universitas Sumatera Utara, Medan.

Putra Siregar juga kerap melakukan aktivitas bersama artis-artis papan atas Indonesia seperti Raffi Ahmad, Anji, Atta Halilintar, hingga Baim Wong. Bahkan Ketua MPR Bambang Soesatyo juga terlihat berfoto dengannya dan sering memberikan giveaway kepada followersnya.

Youtuber asal Batam ini berencana kurban 350 hewan kurban di seluruh Indonesia bertepatan pada Hari Raya Idul Adha, 31 Juli 2020 mendatang. Jumlah hewan kurban ini rencananya bakal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kurban ini sebagai bentuk kepedulian pengusaha muda ini kepada masyarakat yang kurang mampu ataupun sesama. Putra Siregar selama ini dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses yang berangkat dari nol.

Putra Siregar pernah menjadi seorang pengamen, sales parfum keliling, dan pedagang handphone second di Batam. Hingga kini ia memiliki ratusan karyawan di seluruh Indonesia.

Selain itu, untuk meningkatkan penjualan, ia juga kerap membayar influencer selebgram seperti Sarah Keihl, hingga Anya Geraldine. Mengutip batamnews.co.id, ia mengaku pada usia sekitar 10 tahun hingga 11 tahun sudah berusaha banting tulang. Hidup di jalanan tak menyurutkan niatnya untuk terus bersekolah. n jk/erk/cr3/rm

 

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…