Pemprov Siap Tekan Tingginya Angka Stunting di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya, SURABAYAPAGI.com -Dengan tingginya Kasus stunting di Jawa Timur menjadi perhatian tersendiri dari Pemerintah Provinsi.

Hal ini yang membuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menekan angka Stuting di Jatim, hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Keinginan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menurunkan angka Stunting di Jawa Timur disampaikan langsung oleh Wakil Gunernur Jawa Timur Emil Dardak saat menjadi narasumber Webinar yang diadakan oleh YACI-PP Aisyiyah dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional bertemakan tingkatkan Literasi Gizi Demi Melindungi Anak Indonesia Dari Stunting & Gizi Buruk di Masa Pandemi, Selasa (28/07/2020). 

"Untuk bisa menurunkan jumlah stunting di Jawa Timur perlu dukungan semua pihak, tidak hanya menjadi fokus dari Pemerintah Provinsi saja tapi butuh peran serra aktif dari semua stakeholder" ujar Emil. 

Seringkali jika ibu kandung atau ibu mertua sudah ikut campur dalam penanganan tumbuh kembang anak para orang tua khususnya ibu akan mengikuti saran tersebut.

Selain itu pemprv Jatim turut aktif dalam memberikan bantuan gizi kepada ibu hamil dan balita.  Sementara itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur menyebut kasus stunting atau gizi buruk di wilayahnya mencapai 27,67 persen pada 2019.

Angka itu menurun 3,1 persen dari tahun 2018 sebesar 30,8 persen.  Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh, gagal kembang yang terjadi pada anak berusia di bawah lima tahun.

Stunting dikenal dengan "berbadan pendek", tinggi badannya tumbuh tidak sesuai dengan standar anak seusianya.

Tag :

Berita Terbaru

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Refleksi Kejadian 5 Wartawan Hilang Kontak, PWI dan IJTI Ingatkan "Tidak ada Berita Seharga Nyawa"

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Pendopo Alun-alun Lamongan, pada Senin (14/9/2026) pagi, sejumlah jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan…