Kapal Vietnam Ditangkap, Ketauan Curi 2 Ton Ikan di Laut Natuna Utara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Badan Keamanan Laut RI tangkap kapal ikan asing (KIA) Vietnam yang curi ikan di wilayah laut Natuna Utara. SP/ DECOM
Badan Keamanan Laut RI tangkap kapal ikan asing (KIA) Vietnam yang curi ikan di wilayah laut Natuna Utara. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Natuna - Dengan menggunakan KN Pulau Dana, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menangkap kapal ikan asing (KIA) Vietnam yang dicurigai melakukan aktivitas pencurian ikan di wilayah laut Natuna Utara. Diketahui, terdapat sekitar 2 ton ikan yang berada di kapal Vietnam itu.

"@kn.pulaudana_323 Bakamla RI berhasil menangkap kapal ikan asing asal Vietnam yang dicurigai melakukan pencurian ikan di wilayah Laut Natuna Utara. Dari pemeriksaan awal saat ditangkap, diketahui terdapat kurang lebih 2 ton ikan di dalam KIA tersebut,' tulis Bakamla RI dalam akun Instagram @bakamla_RI, Rabu (29/7/2020).

Peristiwa itu terjadi pada Senin (27/7) lalu. Bakamla RI juga mengunggah video detik-detik penangkapan KIA Vietnam. Dalam video itu, terlihat KIA Vietnam itu berwarna hijau.

 Mulanya, Bakamla RI mencoba menghentikan laju KIA Vietnam dengan menggunakan water canon. Namun KIA Vietnam tidak korperatif dan tetap melaju. KIA Vietnam juga membakar ban di bagian haluan dan buritan.

 

Dengan menggunakan perahu karet, Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) Bakamla RI mengejar KIA Vietnam. Personil VBSS terlihat menggunakan seragam anti peluru dan helm.

"Tim VBSS mewaspadai, mewaspadai, mereka menggunakan senjata," kata seseorang anggota Bakamla RI.

Perahu tim VBSS berputar-putar mengelilingi KIA Vietnam. Pasukan VBSS pun berhasil menghentikan laju KIA Vietnam.

Sejumlah personil menaiki kapal KIA Vietnam dan mengamankan para anak buah kapal (ABK). Pihak Bakamla RI masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.  dsy7

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…