UTBK Hari Terakhir Unair Masih Ada Peserta Reaktif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas melakukan rapid tes kepada peserta.SP/BYTA
Petugas melakukan rapid tes kepada peserta.SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Universitas Airlangga Surabaya (Unair) yang melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada hari terakhir pada Kamis (30 /08/2020), masih menyisahkan 4 peserta yang dinyatakan reaktif dari total peserta sebanyak 22.567.


Ketua Panitia UTBK Unair, Junaidi Khotib mengatakan keempat peserta ini tidak bisa mengikuti ujian. Pasalnya hal tersebut sudah sesuai ketentuan bahwa pada hari terakhir peserta reaktif terpaksa tidak bisa mengikuti ujian.

"Kita sudah membuat dua gelombang. Pada gelombang pertama peserta reaktif bisa isolasi mandiri sampai hasilnya non-reaktif. Sehingga bisa mengatur jadwal di gelombang kedua atau di masa relokasi (hari ini Kamis 30 Juli 2020). Kalau hari ini masih reaktif, terpaksa tidak bisa mengikuti ujian," ungkapnya.

Junaidi juga mengatakan bila pihaknya  tidak hanya sekali saja melakukan rapid tes kepada peserta yang reaktif. Melainkan dua kali. Hal ini dilakukan agar memiliki keakuratan dalam rapid.

"Diantaranya 4 masih reaktif, dengan demikian mereka tidak bisa ikut ujian. Kita lakukan rapid 2kali untuk adik-adik yang  reaktif," terangnya

Pada hari terakhir pelaksanaan UTBK, terdapat sebanyak 303 peserta yang mengikuti UTBK. Namun menurut pengakuan Junaidi pendaftar UTBK sebenarnya berjumlah 24.966. Namun 9 persen diantaranya tidak menghadiri ujian.

Sementara itu, Chafi Alfia salah satu peserta UTBK hari ini mengaku sudah 3 kali gagal melaksanakan ujian terkendala surat bebas Covid-19. Pada mulanya ia dinyatakan positif sehingga tidak bisa mengikuti.

"Kedua saya rapid itu masih reaktif. Akhirnya ganti hari ini, mau rapid tes lagi. Semoga aja engga reaktif lagi," pungkasnya. Byt

Berita Terbaru

Pelantikan PAC ISNU se-Kabupaten Lamongan Digelar Bersamaan dengan Madrasah Kader

Pelantikan PAC ISNU se-Kabupaten Lamongan Digelar Bersamaan dengan Madrasah Kader

Sabtu, 27 Jun 2026 06:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 06:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) se-Kabupaten Lamongan resmi dilantik, bersamaan dengan Madrasah…

Diwarnai Bentrok, Ratusan Massa Aksi Desak Evaluasi Program Pemerintah

Diwarnai Bentrok, Ratusan Massa Aksi Desak Evaluasi Program Pemerintah

Jumat, 26 Jun 2026 21:13 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 21:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Aksi demonstrasi bertajuk “Warga Surabaya Turun ke Jalan” digelar di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026). Ratusan …

Aksi #IndonesiaSekarat Berujung Pembubaran, Polisi Amankan Sejumlah Peserta

Aksi #IndonesiaSekarat Berujung Pembubaran, Polisi Amankan Sejumlah Peserta

Jumat, 26 Jun 2026 20:58 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Aparat kepolisian melanjutkan pembubaran aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSekarat hingga ke kawasan Jalan Pemuda, tepatnya di depan…

Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Sekda Jatim Soroti Aksi Perusakan Aset Daerah di Tengah Proses Renovasi

Jumat, 26 Jun 2026 20:37 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyayangkan kembali terjadinya perusakan terhadap Gerbang yang saat ini…

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total di Tengah Desakan Penghentian Sementara dan Fokus Wilayah 3T

Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total di Tengah Desakan Penghentian Sementara dan Fokus Wilayah 3T

Jumat, 26 Jun 2026 20:22 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Lembaga pengawas program makan siang pemerintah, MBG Watch, mendesak pemerintah untuk segera memberlakukan moratorium atau p…

Saksi Sumarno Sebut Maidi Minta OPD Siapkan Satu Domba untuk Mini Zoo 

Saksi Sumarno Sebut Maidi Minta OPD Siapkan Satu Domba untuk Mini Zoo 

Jumat, 26 Jun 2026 20:20 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –‎Selain dugaan pemerasan terhadap pengusaha dan pengembang dalam persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi berkedok CSR dan grati…