SURABAYAPAGI, Surabaya - Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz menegaskan, kalau Peraturan Walikota Surabaya (Perwali) nomor 33 tahun 2020 layak untuk dicabut. "Cabut perwali 33 kembalikan ke perwali 28 karena lebih longgar, tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan ketat" tegasnya di kantor DPRD Surabaya usai melihat aksi unjuk rasa tersebut Senin (3/8).
Lebih lanjut anggota fraksi PKB itu menjelaskan, kalau perwali nomor 33 tahun 2020 bisa mematikan pelaku usaha hiburan. "Kasihan mereka sudah berbulan-bulan tidak bekerja. Pengusaha hiburan dan pekerjanya bisa mati kelaparan bukan karena Corona" jelas Mahfudz.
Mahfudz menyoroti kalau pemberlakuan Perwali 33 tahun 2020 itu tidak tepat karena tanpa disertai kajian. "Mengapa kok tiba-tiba diberlakukan perwali nomor 33, sedangkan perwali nomor 28 belum dievaluasi sehingga tidak tahu kekurangannya" ungkapnya.
Padahal menurut Mahfudz, tidak ada klaster Covid-19 di tempat hiburan. Klaster Covid-19 justru terjadi di mall. "Mengapa bukan mall yang ditutup. Bahkan sampai sekarang masih buka. Itu pertanyaan besar" tegasnya.
Menurut Mahfudz mayoritas anggota Dewan tidak setuju adanya perwali nomor 33 tahun 2020. "Mereka ingin agar perwali nomor 33 itu dicabut, demi kemanusiaan" pungkasnya. Alq
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB
Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …
Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB
Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB
Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …
Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB
Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB
Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …
Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB
Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada aktor intelektual di balik penyiraman air keras …
Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB
Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB
Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia
SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …
Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB
Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB
Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …