Tanah Tak Bersertifikat, Penjual Dilaporkan ke Kepolisian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kiai Jurjiz Muzammil Pengasuh pondok pesantren Al-Is'af kalabaan Guluk-Guluk Kab. Sumenep.SP/ainur rahman
Kiai Jurjiz Muzammil Pengasuh pondok pesantren Al-Is'af kalabaan Guluk-Guluk Kab. Sumenep.SP/ainur rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - KH. Jurjiz Muzammil telah melaporkan saudara Jufri keranah hukum kepolisian Kab. Sumenep, atas dugaan penipuan transaksi jual beli tanah.

Informasi yang telah dihimpun, sekitar tahun 2016 lalu, Saudara Jufri menawarkan sebidang tanah di desa ketawang laok Kecamatan Guluk-Guluk Kab. Sumenep dengan harga murah kepada Kiai Jurjiz Muzammil.

Lalu terjadilah kesepakatan antara kedua belah pihak. “Tanah tersebut seharga 50 ribu permeternya, lebar kurang lebih 2 hektar, kemudian saya sepakat dan membelinya, lalu saya membayarkan Uang Muka (DP) sebesar 50 Juta, sebagai tanda jadi, karena tanah itu belum ada sertifikatnya, saya disuruh menunggu. Akhirnya saya menunggu sampai tahun 2020. Saya mengatakan jika sertifikatnya sudah jadi, bisa dihantarkan kerumah baru kekurangannya akan saya bayar,” paparnya kepada surabaya pagi (05/08) di kediamannya.

Menurut Kiai Jurjiz, pihaknya merasa di tipu, setelah melihat ada bangunan yang dibangun diatas tanah tersebut. Dan setelah diusut ternyata tanah itu juga di beli H. Rafik, “Jadi saya kaget, kenapa bisa seperti ini. Makanya saya melaporkan saudara Jufri ke Polres atas dasar penipuan,” tegasnya.

Kalau ada itikad baik, sambung pengasuh pondok pesantren Al-Is'af Kalabaan Guluk-Guluk Sumenep madura ini menyampaikan, saudara Jufri sebaiknya menemui dan memberikan sertifikat tersebut.

“Ssaya sudah menunggu kurang lebih lima tahun hingga sekarang, namun sertifikatnya gak ada, berarti kan dia telah menipu saya, padahal tanah tersebut sudah ada yang mau beli ke saya, tapi karena tidak bersertifikat, jadi siapa yang mau beli,” urainya.

Oleh karena itu, sambungnya, pihaknya berharap saudara Jufri dapat mengembalikan uangnya. “Dan kalau sudah seperti ini, siapa yang repot. Saya berharap agar kepolisian bisa menyelesaikan masalah ini dengan segera,” harapnya.

“Saya melaporkan kejadian ini ke kepolisian beberapa hari kemarin itu kurang lebih tujuh item, ya salah satunya masalah penipuan jual beli tanah atasnama penjual saudara Jufri dan pembelinya saya,” pungkasnya.

Sementara, Kabag Humas Polres Sumenep, Widiarti laporan atasnama Kiai Jurjiz belum sampai diruang kerjanya. Namun beliau berjanji jika laporannya sudah diterima akan menyampaikannya kepada awak media.

"Laporan Kiai Jurjiz belum saya terima, nanti kalau sudah ada di meja saya, pasti saya akan kasih tahu kalian,” katanya kemarin diruang kerjanya.ar

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…