Warga Sumbersuko Lumajang Tewas Gantung Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi gantung diri 
Ilustrasi gantung diri 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Warga asal Dusun Krajan RT 025 RW 004, Dusun Krajan Timur, Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko bernama Zulfa Nur Hidayat (19) tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada Kamis (6/8). Kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 04.30 WIB di rumah Taukhid di Sumbersuko

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui Sri Tatik. Ia yang saat itu hendak memasak di dapur melihat pintu dalam keadaan terkunci. Karena curiga akhirnya dia masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah meninggal dunia dalam keadaan tergantung dengan seutas tali rafia di pintu kamar. Sri Tatik berteriak minta tolong kepada Paiman, Ketua RW. Kemudian Paiman melaporkan peristiwa ini ke Polsek Sumbersuko.

Dari Hasil cek TKP (Tempat Kejadian Perkara), korban ditemukan meninggal dalam keadaan tergantung tidak bernafas di atas lubang ventilasi pintu kamar dengan menggunakan tali rafia berwarna abu-abu. Sisa tali rafia ditemukan di ruang makan. Sedangkan di sebelah ditemukan kursi plastik warna biru yang diduga dipakai korban naik sebelum gantung diri.

Dari hasil visum luar oleh tenaga medis Puskesmas Sumbersuko, ditemukan luka bekas jeratan tali rafia di lehernya, lidah menjulur keluar mulut, Alat kelamin mengeluarkan air mani. Tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban merupakan anak kandung Sir Tatik yang dijadikan anak angkat Taukhid sejak kecil. Taukhid adalah kakak kandung Sri Tatik dan tidak mempunyai keturunan. Korban tinggal di rumah sendirian karena ortu angkatnya bekerja sebagai guru di kecamatan TAnggul dan seminggu sekali pulang. Korban, menurut keterangan warga, tertutup dan jarang berkomunikasi dengan warga. Dulunya, masih menurut warga, korban pernah mengkonsumsi pil koplo dan komik.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Masykur, membenarkan insiden tersebut dan ditangani Polsek Sumbersuko.

Dari keluarga korban menganggap ini musibah dan menolak dilakukan autopsy. lim

 

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…