PLN Jatim Antisipasi Kerusakan Jaringan akibat Umbul-Umbul Kemerdekaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas PLN memperbaiki Menara Sutet.SP/SP
Petugas PLN memperbaiki Menara Sutet.SP/SP

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim mengambil langkah menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta patroli jaringan setiap hari guna mengantisipasi terjadi kerusakan jaringan listrik akibat keteledoran masyarakat dalam pemasangan umbul-umbul, bendera dan lampu hias pada peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

Patroli nantinya akan lebih digencarkan, ditambah memberikan edukasi secara harian untuk mendapatkan hasil yang signifikan."Upaya-upaya ini terus kami lakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat bisa merasa nyaman dan tenang menikmati aliran listrik," ucap Senior Manager Distribusi PLN UID Jawa Timur Adriansyah. Kamis, (6/08/2020).

Adriansyah khawatir jika tidak dilakukan sosialisasi dan edukasi, sampah jaringan seperti layang-layang, umbul-umbul dan benda lainnya yang mengenai jaringan bisa mengganggu keandalan listrik di Jatim.

"Berdasarkan catatan kami, umbul-umbul dan layang-layang telah menjadi penyumbang kedua terbesar penyebab gangguan padam di wilayah PLN UID Jawa Timur," katanya.

Berdasarkan data PLN UID Jatim, lebih dari 50 kali listrik padam akibat layang-layang, salah satunya pernah membuat 4.429 pelanggan terdampak padam seperti di kawasan Kutisari hingga Prapen, Surabaya.

Pekerja memperbaiki kabel listrik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banten 3 Lontar, di Kabupaten Tangerang, Rabu (29/4/2020). PLN (Persero) memutuskan untuk menunda sejumlah proyek listrik khususnya yang belum memiliki pendanaan demi penyelamatan operasional.

Potensi gangguan akan menjadi lebih tinggi jika terjadi cuaca yang kurang baik, seperti angin kencang atau hujan lebat, yang mengakibatkan umbul-umbul menimpa jaringan.

"Belum termasuk risiko keselamatan yang dimungkinkan terjadi ketika masyarakat melakukan pemasangan atau ketika menyentuh umbul-umbul yang terlalu dekat dengan jaringan," katanya.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat memperhatikan posisi antara pemasangan umbul-umbul dengan jaringan listrik, sebab pemasangan umbul-umbul, dekorasi atau hiasan lainnya sudah merupakan instruksi yang dikeluarkan Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia dalam Edarannya Nomor: B-457/M.Sesneg/Set/TU.00.04/06/2020.

Sementara posisi jaringan juga memiliki dasar hukum, yakni berdasar UU No 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dan pemadaman listrik akibat aktivitas masyarakat yang mengganggu kelancaran aliran listrik dapat dikenai hukuman pidana maksimal 5 tahun serta denda maksimal Rp2.5 miliar.

"Selain itu, jarak aman dengan jaringan listrik minimal 3 meter kanan, kiri, atas, dan bawah," ujar dia.An

 

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…