Ramai soal Cegukan Jadi Gejala COVID-19, Ini Penjelasan Dokter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Tim Pelacakan Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Jatim dr Kohar Hari Santoso (kiri). SP/ DECOM
Ketua Tim Pelacakan Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Jatim dr Kohar Hari Santoso (kiri). SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Studi American Journal of Emergency Medicine menduga, cegukan bisa menjadi gejala baru COVID-19. Dilaporkan, seorang pria 62 tahun datang ke IGD Cook County Health, Illinois, Amerika Serikat setelah mengalami empat hari cegukan tanpa henti.

Ketua Tim Pelacakan Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Jatim dr Kohar Hari Santoso mengatakan, dirinya memang menemui pasien Corona yang mengalami cegukan. Kohar menyebut ada sejumlah hal yang mempengaruhi, salah satunya suplai oksigen yang berkurang.

"Kebetulan saya ini dokter anestesi, kalau kita melakukan penanganan kasus anestesi, kemudian oksigen baik kejadian tidak sengaja gitu, suplai oksigen yang kita berikan berkurang, itu bisa berpengaruh orangnya menjadi cegukan," papar Kohar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (9/8/2020).

Kohar mengatakan, cegukan ini bukanlah gejala baru. Namun memang bisa terjadi pada pasien yang kondisinya kekurangan suplai oksigen.

"Mungkin yang ketangkap cegukannya, padahal saturasi oksigennya turun. Jadi bukan gejala baru, tapi memang bisa semacam itu. Saya ndak tau itu berapa kasus yang seperti itu cegukan," imbuhnya.

Kendati demikian, Kohar menegaskan bukan berarti setiap orang yang mengalami cegukan bisa langsung divonis terkena COVID-19.

"Tapi jangan ada orang cegukan dibilang COVID-19. Jangan begitu," terangnya.

Di kesempatan yang sama, Koordinator Rumpun Kuratif Satgas COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi menambahkan, ada sejumlah penyebab pasien positif COVID-19 mengalami cegukan.

"Cegukan itu hipoksial atau kekurangan oksigen. Bisa juga cegukan mekanisme sentral dari otaknya bisa, bisa juga cegukan salah satunya ada infeksi atau iritasi di saluran cerna. Jadi macam-macam. Nah tadi disebutkan masuknya virus kan dari hidung, mulut dan mata, itu masuk saluran cerna juga," jelas Joni.

Sebelumnya, studi baru yang dimuat dalam American Journal of Emergency Medicine menunjukkan cegukan terus-menerus, sebenarnya bisa menjadi gejala COVID-19. Hal ini berawal dari kasus seorang pria berusia 62 tahun yang dilaporkan mengalami gejala cegukan terus menerus selama empat hari.

Dikutip dari Forbes, dalam laporan kasus tersebut, Garrett Prince, MD, dan Michelle Sergel, MD, para peneliti dari Cook County Health melaporkan pria ini juga mengalami penurunan berat badan hingga belasan kilogram. Tetapi, belum jelas kondisi apa yang mendasari pria tersebut akhirnya kehilangan berat badan.

"Sepengetahuan kami, ini adalah laporan kasus pertama dari cegukan terus-menerus yang muncul pada pasien COVID-19. Ini menekankan pentingnya evaluasi rinci pada mereka yang mengalami cegukan. Minimal mengambil riwayat menyeluruh, pemeriksaan fisik, diperiksa di laboratorium dasar, dan rontgen dada," sebut para peneliti.   dsy14

Berita Terbaru

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…

Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

Tekan Potensi Kebocoran Pembayaran, Pemkab Sidoarjo Genjot MyRetribusi

Selasa, 15 Sep 2026 13:40 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melalui pemanfaatan sistem non-tunai melalui MyRetribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat digitalisasi…

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Perkembangan Karhutla di Gunung Buthak Pos Wukir Notonegoro, di Pantau Langsung Kapolres Blitar dan Komandan Kodim 0808

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI,com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H. bersama Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.H.I.,…

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

41 WNA Didakwa Terlibat Sindikat Scam di Surabaya, Modus Polisi Gadungan Kuras Ratusan Ribu Yuan

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebanyak 41 warga negara asing (WNA) asal China, Taiwan, dan Jepang didakwa terlibat dalam jaringan penipuan daring atau scamming y…

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Musim Kemarau, DKPP Lumajang Fasilitasi Kebutuhan Petani Hortikultura

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Selama musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memfasilitasi…

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Mrican, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, memperkuat pengelolaan sampah dari…