'Home Care Peduli' RSUD Gambiran Masuk 45 Inovasi Layanan Publik Terbaik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pasien yang merasakan manfaat layanan home care peduli RSUD Gambiran Kota Kediri
Salah satu pasien yang merasakan manfaat layanan home care peduli RSUD Gambiran Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Program Home Care Peduli yang diluncurkan Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri mendapat apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Layanan kesehatan terintegrasi ini masuk dalam Top 45 Kompetisi Inovasi Layanan Publik Jatim 2020. 
 
Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri Dr. Fauzan Adima M.Kes. menjelaskan layanan Home Care Peduli (Profesional, Empatik, Dedikatif, Utuh, Langsung dan Integratif) diluncurkan pada Mei 2016. “Inovasi ini untuk menjawab kelemahan program pemerintah di bidang kesehatan, sekaligus membangun sinergitas dengan organisasi pemerintah yang lain,” kata Fauzan Adima.
 
Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) serta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang memberikan fasilitas kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu, kerap menghadapi kendala di lapangan. Ini karena program atau skema jaminan kesehatan tersebut hanya tertumpu pada segi pembiayaan di tempat kesehatan. 
 
Faktanya tidak semua masyarakat miskin mampu untuk pergi ke fasilitas kesehatan seperti Pusksesmas atau rumah sakit karena banyak sebab. Diantaranya; tidak memiliki keluarga yang bisa mengantar ke tempat layanan kesehatan, penyakit yang diderita tidak memungkinkan untuk bisa bergerak (pasien mengalami kelumpuhan atau kondisi fisik yang sangat lemah), tidak memiliki uang untuk naik becak atau kendaraan umum, serta keterbatasan lain yang menghambat mereka berobat.
 
Kelemahan lain adalah masih adanya beberapa program pemerintah yang tidak sinergi. Malah sering terjadi ego sektoral di bidang kesehatan dan non kesehatan, sehingga menghambat target pencapaian program pemerintah daerah.
 
Home Care Peduli menjadi jawaban persoalan itu. Tak hanya memberi layanan kesehatan GRATIS kepada pasien miskin (bayi, anak-anak, dewasa, lansia, penyintas disabilitas), program ini juga terintegrasi dengan Dinsos, Dinkes, BPBD, Satpol PP, DP3AP2KB, Dinas Pendidikan, Dispendukcapil, Bhabinsa, Babinkamtibmas, Penyelenggara pemerintahan mulai dari RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, dan PKK.
 
“Selain merawat pasien secara medis, Home Care Peduli juga menyelesaikan persoalan non medis, seperti pendidikan anaknya, bedah rumah dengan menggandeng Dinsos, sampai pengurusan dokumen kependudukan,” kata Fauzan Adima.
 
Alur layanan Home Care Peduli sangat sederhana. Masyarakat tinggal menelepon/WA pada nomor 0812 1608 7000, untuk mendapat respon dengan durasi layanan 24 jam. Tim Home Care PEDULI akan datang menangani pasien dengan berbagai penyakit yang bisa ditangani oleh RS tipe B. Jika tak mampu, Tim akan merujuk dan mendampingi hingga proses pemeriksaan lanjutan di RS tipe A.
 
Saat ini program Home Care Peduli RSUD Gambiran sedang berkompetisi di ajang Kovablik (Kompetisi Inovasi Layanan Publik) Jatim 2020. Program ini masuk dalam 45 inovasi terbaik dari 137 inovasi kota/kabupaten di Jawa Timur yang mengikuti kompetisi. 
 
Melalui seleksi dan penjurian yang ketat dari tim independen, Home Care RSUD Gambiran Kota Kediri masuk dalam TOP 45 dan akan berjuang menjadi inovasi layanan publik terbaik di Jawa Timur. Can
 

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…