Daftar Riset Obat COVID-19 di Berbagai Negara yang Diklaim Menjanjikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Riset obat COVID-19 di berbagai negara tengah dikembangkan.
Riset obat COVID-19 di berbagai negara tengah dikembangkan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Riset obat COVID-19 di berbagai negara tengah dikembangkan. Tidak sedikit di antaranya yang diklaim menunjukkan efek menjanjikan.

Salah satunya remdesivir dari perusahaan Gilead AS yang disetujui secara darurat oleh Food and Drug Administration (FDA). Remdesivir sendiri sebelumnya dinilai Gilead sudah berhasil diuji klinis dan kini juga digunakan beberapa negara termasuk di Jepang.

Berikut rangkuman obat yang dinilai menjanjikan, dikutip dari New York Times.

  1. Obat kombinasi Corona, REGN-COV2

Peneliti dari perusahaan farmasi Regeneron Amerika Serikat (AS) tengah mengembangkan obat yang dirancang untuk mencegah dan mengobati infeksi akibat virus Corona. Penelitian ini pun sudah masuk pada tahap akhir, yaitu uji klinis pada manusia.
Obat ini dikenal dengan nama REGN-COV2. REGN-COV2 ini merupakan kombinasi dari dua antibodi yang menempel dan membantu menetralkan virus Corona, serta menghambat kemampuannya untuk menginfeksi sel sehat manusia.

"Kami menjalankan uji coba adaptif simultan untuk bergerak secepat mungkin memberikan solusi potensial untuk mencegah dan mengobati infeksi COVID-19, bahkan di tengah pandemi global yang berlangsung saat ini," jelas Co-Founder, presiden, sekaligus Kepala Staf Ilmiah Regeneron, Dr George Yancopoulos, yang dikutip dari Live Science, Rabu (8/7/2020).

  1. Favipiravir

Salah satu temuan potensial untuk pengobatan infeksi Corona adalah favipiravir. Favipiravir merupakan kandungan aktif dalam obat flu Avigan dari Jepang.

Sebuah penelitian kecil pada bulan Maret menunjukkan bahwa obat tersebut dapat membantu menangani virus Corona pada saluran napas, tetapi hasil dari uji klinis yang lebih besar masih belum diketahui.

  1. Dexamethasone

Steroid yang murah dan tersedia secara luas telah lama digunakan untuk mengobati alergi, asma, dan peradangan. Pada bulan Juni, dexamethasone menjadi obat pertama yang terbukti mengurangi kematian akibat COVID-19.

Penelitian terhadap lebih dari 6.000 orang, yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, menemukan bahwa dexamethasone mengurangi kematian hingga sepertiga pada pasien yang menggunakan ventilator, dan seperlima pada pasien yang menggunakan oksigen. Namun, dexamethasone mungkin kurang membantu dan bahkan mungkin membahayakan pasien yang berada pada tahap awal infeksi COVID-19.

  1. Antibodi monoklonal 'TY027'

Obat potensial virus Corona COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Tycan di Singapura akan memulai uji klinis tahap akhir. Pada awal Agustus, antibodi monoklonal atau protein sistem kekebalan yang dikenal sebagai TY027 akan diuji pada ratusan pasien Corona.

Uji klinis ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan sebelum akhirnya disetujui untuk pengobatan virus Corona. Salah satu pendiri Tycan, Ooi Eng Eong, yang juga seorang profesor di Duke-NUS Medical School, mengatakan perusahaannya tidak memiliki sumber daya untu melakukan uji coba dengan melibatkan ribuan pasien. Oleh karena itu uji coba akan melibatkan 500 pasien COVID-19 yang baru didiagnosis.

"Kami harus lebih ketat dalam merekrut pasien yang kami daftarkan. Kriteria utamanya adalah pasien berada dalam tujuh hari pertama infeksi," ujarnya kepada Strait Times.

  1. Remdesivir

Remdesivir, dari perusahaan Gilead Sciences, adalah obat pertama yang mendapat izin darurat dari FDA untuk digunakan pada pasien COVID-19. Remdesivir awalnya diuji sebagai antivirus melawan Ebola dan Hepatitis C.

Tetapi data awal dari uji coba remdesivir menunjukkan bahwa obat tersebut dapat mengurangi waktu pemulihan orang yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19 dari 15 menjadi 11 hari. Remdesivir juga telah disetujui untuk digunakan pada beberapa negara termasuk Jepang.   dsy6

 

Berita Terbaru

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…