Taman Remaja Surabaya Tinggal Kenangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wahana permainan yang masih berdiri belum terbongkar di kawasan Taman Remaja Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/8).SP/Patrik Cahyo
Wahana permainan yang masih berdiri belum terbongkar di kawasan Taman Remaja Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/8).SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Taman hiburan yang berdiri sejak 20 Februari 1971 itu terlihat semakin rata dengan dengan tanah, Surabaya, Senin (24/8/2020).

Tutupnya Taman Remaja Surabaya (TRS) sangat disayangkan sejumlah pihak. Direktur Kultura Nusantara Kuncarsono Prasetyo sangat menyayangkan atas pembongkaran TRS yang dilakukan oleh pihak ketiga.

Pasalnya TRS ini sudah menjadi ruang publik sosial budaya sejak jaman kolonial.

“Kami harap setelah dibongkar, didirikan kembali sebagai ruang publik kebudayaan,” kata Kuncarsono, Jumat (21/8).

Kuncar sapaan akrabnya ini menjelaskan, bahwa surutnya aktivitas ruang publik sosial budaya ini juga dikarenakan berdirinya Hitech Mall Surabaya, sehingga mempengaruhi TRS.

“Memang kondisinya TRS sekarang ini mati, gara-gara sejak dibangun gedung Hitech Mall, lebih baik dibongkar sekalian dan terus ditata menjadi satu sebagai ruang ekspresi bagi seniman Surabaya. Mengingat TRS pernah melahirkan seniman berbakat seperti Srimulat,” ungkapnya.

Hal senada diucapkan oleh Akbar Sudiarso salah seorang warga Surabaya, dia menyayangkan pembongkaran tersebut.

"Sayang sekali tempat hiburan anak itu telah diratakan, itu kan tempat wisata anak sejak jaman kolonial, kok dibongkar" ujarnya.

"Sebetulnya mau dibuat apa to kok sampek di ratakan, kan banyak kenangan lokasi itu bagi seluruh warga Surabaya" tanyanya.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi memastikan, upaya revitalisasi ini tidak akan menghilangkan kenangan masa lalu warga Surabaya.

Apalagi, TRS bagi warga Surabaya tidak hanya taman hiburan dan kesenian. Tempat yang berdiri sejak 20 Februari 1971 itu memiliki sejarah tersendiri yang menyimpan banyak kenangan bagi warga Surabaya.

"Jadi, kita akan melakukan perencanaan secara keseluruhan untuk mensinergikan antara THR dan TRS. Dalam menyusun perencanaan itu, kita akan undang pakar dan semua stakeholder supaya memberikan berbagai masukan ke pemkot. Nantinya, usulan-usulan itu akan digabungkan, sehingga nanti ketika ke sana, kesan dan kenangan masa lalu tetap ada,” kata Eri, Sabtu, 22 Agustus 2020, seperti dikutip dari laman Surabaya.go.id. Jul

 

Berita Terbaru

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun kepemimpinan jilid kedua Wali Kota Ika…

Santer Isu JKN Non Aktif, DPRD Kota Mojokerto Gercep Gelar RDP

Santer Isu JKN Non Aktif, DPRD Kota Mojokerto Gercep Gelar RDP

Selasa, 24 Feb 2026 15:55 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Dinas Kesehatan,…