Kotak Kosong, Paradog Politik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SCC) Dekan Fisib Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam
Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SCC) Dekan Fisib Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam

i

 

ANALISIS POLITIK

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini pendidikan politik demokrasi di era digital merupakan hal yang mendesak dan strategis.

Ada beberapa point' penting, seperti trend perilaku politik kalangan milenial yang sebagian besar tidak tertarik untuk terjun atau terlibat dalam kegiatan politik.

Kemudian, tidak ada edukasi politik yang membuat potensi untuk menjadi pemilih emosional meningkat tinggi. Disisi lain, apatisme politik bisa memperbesar angka golput dalam pemilu.

Disamping itu sesungguhnya apa yang terjadi dan dilakukan pemilih milenial, khususnya milenial muda sesungguhnya adalah gambaran perilaku memilik dan politik dimasa depan dan jika tingkat partisipasi politik rendah saya pikir akan mengurangi legitimasi dan makna pemilu itu sendiri. Jadi saya pikir pendidikan politik atau literasi politik digital itu strategis dan urgent.

Menurut saya, harus ada literasi dan edukasi politik yang lebih massif agar politik kian baru dan terbarukan. Bagaimanapun pemilih muda itu strategis sebagai potret gambaran politik di masa depan. Apalagi semua keputusan strategis akan bermula dari keputusan politik saya pikir mendekatkan pemilih muda dalam aktivitas politik itu akan punya banyak implikasi strategis.

Kecenderungan pemilih yang kian individualis dan juga prefeensi informasi yang melimpah memang membuat perilaku pemilih kian komplek dan rumit. Ditambah dengan kehadiran media baru yang memungkinkan semua ekspresi politik bisa disalurkan lebih bebas membuat kebutuhan perilaku yang bertanggungjawab menjadi penting.

Jangan sampai orang hanya ekspresif saja dalam berpolitik tanpa mempertimbangkan ruang publik dan kebaikan bersama termasuk didalamnya virtue yang tetap harus dijaga sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial dalam berpolitik. bagaimanapun kebebasan yang terikat aturan dan regulasi dan fatsun sosial membutuhkan edukasi dan literasi berkelanjutan.

Tentang makna kotak kosong dalam pilkada era modern saat ini, seperti bumbung kosong. Artinya walau benar, namun ini sebuah ironi demokrasi dan paradog politik.

Hal tersebut bisa menjadi bentuk kegagalan partai politik menyiapkan stok kepemimpinan politik sehingga pilihan yang berkontes menjadi terbatas. Kemudian bisa menjadi semakin pragmatis meraih kekuasaan dan memusatnya relasi kuasa.

Sebetulnya, fenomena tersebut merupakan bagian dari potret memboroskan uang negara untuk membiayai pemilu yang mahal.

Saya pikir banyak disfungsionalnya ketimbang impact positifnya. Belum lagi kotak kosong sebenarnya akan banyak mematik bentuk politik apatisme publik karena ruang pilihan alternatif itu tidak tersedia.

Menurut saya fenomena itu seharusnya tidak boleh terjadi di politik kekinian sekarang karena itu seharusnya menjadi pilihan paling akhir dan solusi jalan akhir yang terpaksa.

Saya mengingatkan, bila ada kotak kosong semestinya semua harus divealuasi dan merefleksi kembali penyebabnya alami atau sesuatu yang di buat dengan sengaja.

Jika di bikin maka sebenarnya itu adalah petaka dan bukti politik yag tidak sehat dan sudah seharusnya dievaluasi secara komprehensif mengingat jalan meraih kekuasaan seharusnya harus selaras dengan kehendak publik secara luas dan tidak boleh memuasat pada tangan sekelompok orang. Implikasinya akan panjang termasuk juga makna dan legitimasi hasil pemilu itu sendiri.

Berita Terbaru

Hadapi Tuntutan Dunia Kerja, Pemkab Lamongan Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi

Hadapi Tuntutan Dunia Kerja, Pemkab Lamongan Dorong Mahasiswa Kuasai Teknologi

Kamis, 10 Sep 2026 11:45 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai salah satu upaya strategis agar mampu menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Hadapi Banjir, Pemkab Dorong Percepatan Normalisasi Sungai dan Saluran Air

Hadapi Banjir, Pemkab Dorong Percepatan Normalisasi Sungai dan Saluran Air

Kamis, 10 Sep 2026 11:38 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya menangani persoalan banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong percepatan normalisasi sungai dan…

Pakai BMN, Pemkab Probolinggo Jadikan GWS Pusat Ekonomi di Bromo

Pakai BMN, Pemkab Probolinggo Jadikan GWS Pusat Ekonomi di Bromo

Kamis, 10 Sep 2026 11:11 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendorong pusat ekonomi di kawasan wisata Gunung Bromo, menggunakan penerimaan hibah…

Terdampak Karhutla, Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi Ditutup Sementara

Terdampak Karhutla, Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi Ditutup Sementara

Kamis, 10 Sep 2026 10:59 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Akibat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di jalur pendakian di Gunung Raung Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,…

Bank Jatim Perkuat Fundamental, Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 Persen dan Laba Naik 53,4 Persen

Bank Jatim Perkuat Fundamental, Kredit Konsolidasi Tumbuh 41,68 Persen dan Laba Naik 53,4 Persen

Kamis, 10 Sep 2026 10:44 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat fundamental bisnis dan transformasi perusahaan di tengah d…

Maybank Indonesia dan Sunway Medical Centre Buka Akses Layanan Kesehatan bagi Nasabah Premier

Maybank Indonesia dan Sunway Medical Centre Buka Akses Layanan Kesehatan bagi Nasabah Premier

Kamis, 10 Sep 2026 09:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 09:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk. memperluas layanan bagi nasabah segmen Premier melalui kerja sama dengan Sunway Medical Centre di Sunway …