Pengelolaan Pasar Rakyat di Desa Bukan Dikelola Pemerintah Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Desa Pamolokan Kab. Sumenep, Rahmat di Kediamannya di Desa Pamolokan. SP/Ainur Rahman
Kepala Desa Pamolokan Kab. Sumenep, Rahmat di Kediamannya di Desa Pamolokan. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Desa Pamolokan Kab. Sumenep, Rahmat mengatakan, Pengelolaan Pasar Rakyat yang ada di Desa dan Kecamatan itu semestinya dikelola oleh Desa bukan pemerintah, walaupun pasar Rakyat yang didanai pemerintah baik menggunakan APBD atau APBN atau bersumber dari apapun, maka pemerintah hanya bisa mengelola dalam waktu 5 tahun setelah itu dikembalikan ke Desa.

"Jadi Pasar Rakyat itu dikelola oleh pemerintah desa, bukan pemerintah daerah" katanya kepada Surabaya Pagi, Senin (31/08).

Menurut Rahmat, di Kabupaten Sumenep sudah ada sebagian pasar rakyat yang dikelola oleh desa seperti Pasar Bangkal, Pasar Pangarangan, karena memang prosedurnya pasar rakyat itu dikelola oleh desa.

"Pengelolaan pasar rakyat itu, jelas  tidak masuk ke Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kab Sumenep, karena memang tidak bisa dipertanggungjawabkan, kalau pun bisa bentuk peng-SPJ-annya seperti apa, jelaslah ini bermasalah" tegasnya

Dikatakan Rahmat, Pasar Rakyat itu seharusnya dikelola desa agar bisa mensejahterakan desanya, ini mengacu kepada PERMENDAGRI No. 42 tahun 2007 tentang pengelolaan Pasar Desa, makanya pemerintah Kabupaten tidak terlibat dalam pengelolaan pasar, jadi sepenuhnya dikelola oleh desa. Kilahnya

Rahmat menegaskan, “Seharusnya pemerintah Kabupaten Sumenep, menyerahkan pasar Desa itu kepada kepala desa agar dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMD), “ kata dia.

Pihaknya akan mendatangi Anggota DPRD Komisi II untuk membicarakan perihal pengelolaan pasar Desa dan menanyakan PERMENDAGRI tentang pengelolaan pasar.

Sementara itu, Kadisperindag Kab. Sumenep, Agus Dwi Saputra, belum bisa ditemui di ruang kerjanya karena yang bersangkutan sedang keluar.

"Biasanya kalau tidak ada di sini, kemungkinan ada di Pemkab, Mas, coba saja ditelpon,” ungkap salah satu stafnya. (AR)

 

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…