Dibongkar! Sabu 6,5 Kg Dikemas Makanan Sereal Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andhiko didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis menjelaskan pengungkapan kasus sabu 6,5 kg yang dikemas bungkusan snack di Gedung Humas Polda Jatim Senin (30/8/2020). SP/Antok
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andhiko didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis menjelaskan pengungkapan kasus sabu 6,5 kg yang dikemas bungkusan snack di Gedung Humas Polda Jatim Senin (30/8/2020). SP/Antok

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Belum sepekan pengungkapan sabu dengan berat 8,4 kg jaringan internasional berhasil dibongkar Polda Jatim. Kali ini narkotika jenis sabu dengan berat 6,5 kg kembali berhasil diungkap jajaran Polda Jatim yakni Polres Tanjung Perak yang berkolaborasi dengan Kanwil Bea Cukai Jatim. Lagi-lagi, sabu ini dibungkus dalam kemasan makanan anak-anak jenis sereal dan nyaris diedarkan ke pasar.

“Dengan ini jajaran Polda Jatim yakni Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkolaborasi dengan Kanwil Bea Cukai Jatim berhasil menangkap dan mengamankan pelaku sabu seberat 6,5 kilogram,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andhiko di Gedung Humas Polda Jatim Senin (30/8/2020).

Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andhiko didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis menjelaskan pengungkapan ini kali pertama dari Bea Cukai Tanjung Perak, dimana ada informasi akan penyelundupan narkotika jenis sabu sabu dari Malaysia ke Surabaya melalui kontainer.

“Ada paket mencurigakan ditemukan oleh Bea Cukai Tanjung Perak pada tanggal 18 Agustus 2020,” kata Trunoyudo.

Selanjutnya, pihak Bea Cukai Tanjung Perak, lanjut Truno, melakukan pengecekan kontainer dari Malaysia tujuan ke PT. Prima Mas Segara Unggul jalan Kalianak no 55, Surabaya.

Dari sini, anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Bea Cukai mendatangi PT Prima Mas Segara Unggul di jalan Kalianak no 55, Surabaya.

Saat disana anggota dan bea cukai melakukan pengecekan terkait 2 Koli barang yang ditujukan ke alamat tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan diketemukanlah sabu seberat 6,548 kilogram.

Dari penemuan barang bukti tersebut, polisi kembali melakukan penyelidikan hingga akhirnya diamankan dua orang. Yakni Lutfi (19) dan Hotib (21), keduanya warga Dusun Mandeman Laok Desa Mandeman Kecamatan Banyuwates Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur.

Dari hasil pemeriksaan tersangka Lutfi mengaku baru pertama kali menjadi kurir dan dia disuruh oleh seseorang bernama H Subeh (SB). “Saya disuruh oleh SB pak,” terangnya.

Dari keterangan kedua orang ini, didapatkan informasi bahwa sabu tersebut adalah milik H Subeh, yang saat ini masih dalam pencarian (DPO). “Sudah didatangi rumah H Subeh, namun yang bersangkutan tidak ada. Dicari juga belum ditemukan,” terang Trunoyudo.

Berdasarkan data ekspedisi, paket tersebut dikirim dari Malaysia dengan tujuan alamat Desa Mandeman Loak, Kecamatan Banyuwates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Diterangkan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis, pencarian akan terus dilakukan terhadap H Subeh. “Kami optimis, yang bersangkutan akan bisa ditemukan dalam waktu dekat ini. Segala cara akan kami lakukan,” tegasnya. 

Dari pengakuan tersangka juga, sabu tersebut didapat dari Malaysia yang dikirim melalui ekspedisi dengan modus dikemas di dalam bungkusan makanan sereal anak. Akibat perbuatannya keduanya dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider 113 ayat 2, 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman seumur hidup atau mati. nt

 

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…