Pinjaman RP 507 M untuk Jalan Akses Puspa Agro dan Pelabuhan Perikanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perubahan APBD Jatim 2020 yang disahkan di DPRD Jatim Kamis, (10/9/2020).SP/RKO
Perubahan APBD Jatim 2020 yang disahkan di DPRD Jatim Kamis, (10/9/2020).SP/RKO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur semakin gencar melaksanakan Proyek pembangunan infrastruktur di akhir tahun 2020 ini. Bahkan, Pemprov Jatim rela mengajukan pinjaman daerah ke pemerintah pusat sebesar Rp 507 Miliar untuk memuluskan sejumlah proyek.

Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono mengatakan, dalam perubahan APBD Jatim 2020 yang disahkan di DPRD Jatim Kamis, (10/9/2020) terdapat nomenklatur belanja yang sumber dananya berasal dari dana pinjaman daerah. “Dana pinjaman daerah totalnya Rp 507 Miliar,” ungkap Heru Tjahjono, usai sidang paripurna di DPRD Jatim, Kamis (10/9/2020).

Dana Pinjaman Daerah adalah inisiatif Pemerintah Daerah dalam rangka melaksanakan kewenangan Pemerintah Daerah. Pinjaman daerah merupakan alternatif sumber pendanaan APBD yang digunakan untuk menutup defisit APBD, pengeluaran pembiayaan, dan/atau kekurangan kas. Pinjaman daerah didapat dari pemerintah pusat dalam hal ini menteri Keuangan RI dengan ketentuan bunga Nol Persen. Pinjaman daerah juga harus melalui persetujuan DPRD. Karena akan ada kewajiban pembayaran pinjaman secara jangka pendek, menengah atau jangka panjang.

Heru melanjutkan, peruntukan dana pinjaman daerah itu antara lain untuk Rumah Sakit dr Soetomo, Pembebasan lahan menuju Komplek pasar Puspa Agro, pembangunan sejumlah pelabuhan perikanan dan lain sebagainya. Sayangnya, Heru tidak menyebut rinci berapa masing-masing nominal peruntukan kebutuhan yang menggunakan dana pinjaman daerah itu.

Dalam kesempatan yang sama, seluruh Fraksi di DPRD Jawa Timur menyetujui pengesahan Peruabahan APBD Jatim 2020 menjadi Peraturan Daerah. Dari sisi belanja daerah, P-APBD 2020 ini mengalami penurunan sekitar tidak terlalu besar. Jika Belanja APBD Jatim 2020 murni sebesar Rp 35,1 Triliun, maka di Perubahan APBD 2020 menjadi Rp 34,78 Triliun. Atau Belanja Daerah turun hanya Rp 320 Miliar saja.

Namun jika dibandingan dengan Nota Keuangan Gubernur tentang P-APBD 2020 yang disampaikan 25 Agustus 2020 lalu, terjadi kenaikan usulan belanja daerah dari Rp 3333,83 Triliun menjadi Rp34,78 Triliun atau bertambah Rp 951 Miliar. Tambahan itu digunakan untuk sejumlah program, selain yang disebut diatas, juga ada tambahan untuk sektor Kesehatan, Pendidikan dan Kominfo. “Dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19, mudah mudahan konsentrasi di P-APBD ini kita masih ada sisa tiga bulan untuk melakukan penetrasi penanganan Covid-19,” pungkas Heru Tjahjono. rko

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…