KPU Kota Blitar Diteror Benda Mistik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota KPU Kota Blitar menunjukkan foto benda mistik yang berada di halaman kantor KPU Kota Blitar. SP/Les
Anggota KPU Kota Blitar menunjukkan foto benda mistik yang berada di halaman kantor KPU Kota Blitar. SP/Les

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Di tengah gencarnya tahapan - tahapan Pilkada Kota Blitar oleh KPU Kota Blitar sebagai penyelenggara Pilkada yang digelar 9 Desember 2020, ternyata kegiatan itu dibumbui berupa teror Mistik di kantor KPU Kota Blitar yang berlokasi di Jalan Pemuda Sumpono Kel/Kec Sananwetan Kota Blitar.

Teror mistik itu berupa bungkusan kembang telon (Setaman) yang dibungkus daun pisang dan kertas mirip boneka yang sudah ditusuk dengan jarum seluruh badan boneka kertas itu.

Benda tersebut ditemukan di halaman Kantor KPU oleh petugas KPU pada Selasa dini hari (8/9) pukul 01.20 WIB oleh Aris, pengemudi kantor KPU Kota Blitar.

Atas temuan tersebut Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam kepada wartawan di Polres Blitar Kota saat melakukan koordinasi menerangkan kronologis temuan benda benda asing itu yang dianggap teror yang menimpa KPU Kota Blitar.

Masih menurut Umam, berawal pada Senin (7/9) malam saat semua petugas KPU kota Blitar, dirinya (Choirul Umam), Rangga Bisma dan Hernawan M Habib selesai mengikuti musyawarah sengketa pemilu di Bawaslu Kota Blitar. Usai musyawarah seluruh petugas KPU termasuk Choirul Umam bergeser ke sebuah rumah makan untuk menemui kuasa hukum termohon untuk berdiskusi terkait perkembangan sengketa, waktu itu sekitar pukul 23.00 WIB, dan pertemuan itu berakhir malam itu juga.

"Karena Selasa pagi kita harus mengikuti tahapan Bapaslon berikutnya (tes Kesehatan) yang berangkat  Pak Rangga untuk mendampingi tes kesehatan Bapaslon kemudian kami pulang bersama sama yang diantar sopir KPU," kata Choirul pada wartawan di Ruang Intel Polres Blitar Kota.

Masih menurut Choirul Umam, komisioner KPU dan sopir kembali ke kantor KPU Kota Blitar. Tiba di kantor KPU Kota Blitar sekitar pukul 01.08 WIB, sopir yang bernama Aris menemukan barang aneh berbentuk bunga setaman yang dibungkus daun pisang dan boneka kertas berbentuk boneka seluruhnya dalàm tusukan jarum tergeletak sekitar tiga meter dari pintu gerbang KPU Kota Blitar. Posisi benda itu berada di dalam halaman kantor KPU Kota Blitar, dengan temuan itu Aris melaporkan ke Choirul Umam.

"Kemudian mas Aris memanggil satpam untuk mengajak yang bersangkutan jadi saksi untuk melihat barang bukti teror, oleh Aris di penemuan  dokumentasikan baik foto maupun bentuk video dan  dikirim ke saya dan Pak Habib," kata Choirul Umam.

Atas temuan benda ganjil itu oleh Pihak KPU pada Jumat (11/9) dilakukan koordinasi dengan Polres Blitar Kota guna melakukan penyelidikan.

"Kita percaya dan yakin kekuasaan ALLAH, apapun bentuk teror yang berjenis seperti ini ( menunjukan foto benda ganjil) kita tetap semangat dan tidak takut, semua itu hanya Allah yang maha tahu tetapi secara keamanan kita koordinasi dengan Polres Blitar Kota," tambah Choirul Umam.

Koordinasi dengan Polres Blitar Kota yang terdiri sekretaris dan bagian hukum serta rombongan KPU Kota Blitar sebanyak 5 orang itu diterima oleh Kasat Intelkam Polres Blitar Kota AKP Sonhaji SH mewakili Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela.

Sementara Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela SH S.IK MH menyatakan atas kejadian di temukan barang ganjil di Kantor KPU Kota agar disikapi dengan bijak sehingga tidak menimbulkan ketakutan secara psikis, apa lagi sebagai penyelenggara Pilkada selalu melakukan koordinasi dengan Polres Blitar Kota masalah keamanan, dan itu sudah tepat, apa lagi bentuk ancaman nyata belum ada.  

"Ini merupakan sebagai evaluasi keamanan dan pentingnya dan perlu koordinasi dan bisa kita kaji secara normatif, kan bentuk ancaman nyata belum ada, memang kita memberi penjagaan kepada seluruh kawan kawan KPU Kota Blitar termasuk pengawasan dan pengamanan kantor KPU sesuai dengan tahapan demi tahapan terselenggaranya Pilkada, memang loo ancaman seperti ini merupakan ancaman secara psikis, saya yakin teman teman KPU tidak terpengaruh dengan ancaman tersebut, tetap kita koordinasi atas kejadian itu, tetap semangat kawan kawan KPU Kota Blitar," ungkap AKBP Leonard melalui telepon selulernya.

Setelah kejadian teror tersebut akhirnya barang barang aneh itu dibakar yang disaksikan pihak Polisi (Polsek Sananwetan) dan abunya di tanam di ladang dekat kantor KPU Kota Blitar. Les

 

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…